Selasa, 13 Desember 2011

Beberapa Candi dan Keindahannya disekitar Prambanan


Code:
1. Candi Ratu Boko


Candi Ratu Boko berada di wilayah Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan terletak pada ketinggian hampir 200 m di atas permukaan laut, dengan luas sekitar 250.000 meter persegi, di puncak bukit ini Anda dapat melihat pemandangan yang indah yaitu panorama Gunung Merapi dan kemegahan Candi Prambanan.
Nama "Ratu Boko" berasal dari legenda masyarakat setempat. Ratu Boko (Bahasa Jawa, arti harafiah: "raja bangau") adalah ayah dari Loro Jonggrang, yang juga menjadi menjadi nama candi utama pada komplek Candi Prambanan.
Reruntuhan Kraton Ratu Boko ini ditemukan pertama kali oleh Van Boeckholtz pada tahun 1790. Seabad setelah penemuan Van Boeckholtz, yaitu sekitar tahun 1890, FDK Bosch mengadakan riset arkeologis tentang peninggalan kepurbakalaan di selatan Candi Prambanan dalam laporan yang berjudul Kraton Van Ratoe Boko.
Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:

Spoiler for Candi Ratu Boko:


Code:
2. Candi Barong



Candi Barong adalah candi Hindu kira-kira 300 meter ke arah timur dari Situs Boko. Yaitu di dusun Candisari, kelurahan Bokoharjo, Prambanan, Yogyakarta. Candi Barong dibangun pada sekitar abad ke IX dan ke X pada saat zaman Kerajaan Mataram Kuno. Candi ini mempunyai hiasan kala dan naga mirip seperti barong pada pintu masuknya.
Kompleks candi ini berada di atas tanah berundak 3 dengan beberapa bangunan candi pada setiap terasnya. Pada teras tertinggi terdapat 2 buah candi untuk pemujaan dewa Wisnu dan Dewi Sri sebagai lambang kesuburan. Masing-masing candi ini mempunyai ukuran kira-kira 8 meter x 8 meter dengan tinggi 9 meter.
Spoiler for Candi Barong:

Spoiler for Candi Barong:

Spoiler for Candi Barong:

Spoiler for Candi Barong:

Spoiler for Candi Barong:


Code:

3. Candi Plaosan


Candi Plaosan adalah sebutan untuk kompleks percandian yang terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini terletak kira-kira satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan.
Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi yang terletak di sebelah kiri (di sebelah utara) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita, dan candi yang terletak di sebelah kanan (selatan) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh-tokoh laki-laki. Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara, juga parit buatan.

Spoiler for Candi Plaosan:

Spoiler for Candi Plaosan:

Spoiler for Candi Plaosan:

Spoiler for Candi Plaosan:

Spoiler for Candi Plaosan:




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11225471

Jumat, 02 Desember 2011

Terkuak!! Misteri Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru !!

Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru

Sejenak media online, milis-milis internet sempat dihebohkan oleh informasi penemuan Tengkorak Kepala Mumi Misterius yang ukurannya begitu besar dari ukuran manusia normal pada umumnya. Tiga orang antropolog dari negara yang berbeda mengatakan bahwa tengkorak tersebut sama sekali bukan merupakan tengkorak manusia. Masih ingat kisah Crystall Skull dari film Indiana Jones? Alienkah? Apakah hal ini adalah wujud eksistensi makhluk ekstrateresterial di bumi di masa lampau?
 
 

Berawal ketika seorang pekerja museum Privado Ritos Andinos di Cusco, Peru Renato Davila Riquelme menemukan dua tengkorak kepala dengan ukuran yang luar biasa aneh, rongga mata kerangka tersebut jauh lebih besar dari biasanya yang terlihat pada manusia..
 

Kepala tengkorak itu adalah salah satu dari dua yang ditemukan di kota Andahuaylillad di selatan propinsi Quispicanchi.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj30bVgtBhKY0uV6KBzXH2zzlXqQuu8eoUFYwUQcgJRFVOvVSTz4-uoIJ2-41HfpbD_TPAfY2lTQ-rYcJcq70RT1JhKf1jAANZngYPEEpbOACrHruvmrsk3yir81Ltovh4RwMdmPZdlBJ_u/s320/alienperu2.jpg

Dalam kerangka tampak ubun-ubun yang tengah terbuka seperti yang dimiliki anak-anak pada usia tahun pertama. Namun, tengkorak itu juga memiliki dua geraham besar yang hanya ditemukan pada manusia yang usianya lebih tua.

Belum diketahui secara pasti kapan persis mumi tersebut berasal, akan tetapi yang cukup menghebohkan adalah kemiripan mumi tengkorak ini dengan kisah Crystall Skull dalam film Indiana Jones yang mengkaitkan aktivitas makhluk ekstrateresterial di bumi pada masa lampau.

Awalnya saya agak ragu dengan statement tiga orang antropolog yang mengatakan bahwa jenis tengkorak seperti ini bukanlah milik manusia, mengingat bentuk serta ukurannya yang sangat jauh berbeda dari bentuk dan ukuran manusia normal.

Kenapa demikian? Sebab saya memiliki salah satu penjelasan alternatif yang mungkin cukup masuk akal dan bisa digunakan sebagai acuan dari kesalahpahaman media atas informasi yang bagi saya sepertinya cukup melebih-lebihkan.

PENJELASAN

Anda mungkin akan bertanya-tanya, "Bukankah sudah dikatakan oleh 3 orang antropolog bahwa tengkorak itu memang bukan tengkorak manusia??"

"Sudah ada buktinya,, Alien telah ada sejak dahulu kala....!!"

Saya katakan "TIDAK"..!! Bacalah dahulu penjelasan saya dan anda bisa merubah persepsi anda tentang mumi tengkorak yang dikatakan adalah tengkorak alien ini.

Sebab masih banyak mumi dari tengkorak-tengkorak yang lebih aneh daripada di Peru dan semua itu adalah milik MANUSIA.

HEAD FLATTENING
 

Head Flattening adalah praktek yang dilakukan sejak jaman dahulu oleh berbagai suku dan kebudayaan yaitu untuk meratakan tengkorak kepala, dan hal tersebut adalah wajar di zaman itu. Suku India, Amerika Selatan, Utara dan Tengah bisa dibilang sebagai pelopor praktek meratakan tengkorak kepala ini.



Deformasi tengkorak buatan, meratakan kepala, atau mengikat kepala merupakan bentuk permanen perubahan tubuh di mana tengkorak seorang manusia sengaja dibuat demikian.



Hal ini dilakukan dengan mendistorsi pertumbuhan normal tengkorak seorang anak dengan tujuan berbeda-beda sesuai bentuknya.

Bentuk datar, yang memanjang (yang dihasilkan dari cara mengikatnya dengan dua potong kayu ), yang bulat (mengikat dalam kain ) dan kerucut adalah khusus bagi di antara mereka yang terpilih. Hal ini biasanya dilakukan pada bayi , sebab ketika masih bayi, tengkorak kepala manusia cukup lentur untuk dibentuk.

Berikut ini adalah contoh tengkorak-tengkorak dri beberapa kebudayaan yang menggunakan teknik Head Flatenned.


Tengkorak Suku INCA 



Tengkorak Suku MAYA





sumber : http://cemoncavalera.blogspot.com/ 

Kamis, 17 November 2011

Terkuak Rupa Nenek Moyang Manusia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipKSnOYziZo6RlbRqEtkDaPIq-grsvfClwXklFGbC_5MCeebg00f1eWP1UXvP0dhtbHM1nlaNxYYre6grBJPRg8S_b351qbexE2hgKD625cjJE_GkZds8kUC0ehic8yEJRflNsFOxcTWRR/s1600/We-were-Fishes8.JPG


Seorang seniman purbakala, John Gurche, berhasil merekonstruksi wajah yang diduga nenek moyang terdekat manusia. Inilah sosok asli Kurabo yang digadang bisa menjelaskan asal usul yang hilang di antara kera dan manusia.

Kurabo adalah fosil homonim purba yang ditemukan di Goa
Mapala, Afrika Selatan, pada 2008. Meski penampilannya primitif, Karabo memiliki banyak ciri khas dari genus Homo, genus tempat manusia modern (Homo Sapiens) bernaung. Ilmuwan yang meneliti fosil Karabo menyebutnya sebagai spesies baru yang diberi nama Australopithecus sediba.

Lee Berger, profesor evolusi biologi dari Witwatersrand University di Johannesburg, kagum dengan hasil rekonstruksi purbakala ini. "Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," katanya dalam Daily Mail, hari ini.

Kurabo hasil rekonstruksi Gurche sungguh ada di antara kera dan manusia. Wajah, mata, dan bagian mulut serupa manusia. Adapun tulang pipi dan kening seperti hewan liar. "Saya pikir ini yang paling akurat yang pernah dilakukan," kata Berger.

Pada 2008, penemuan fosil Kurabo menjadi perhatian dunia setelah dipublikasikan di lima makalah ilmiah. Saat itu ditemukan fosil bocah laki-laki pra-remaja dan fosil kerangka perempuan berusia akhir 20 tahunan atau awal 30 tahunan yang digali pada situs yang sama.

Kedua fosil Karabo yang menjadi landasan teori baru itu diperkirakan mati pada waktu yang sama. Terkubur dalam sedimen tanah longsor, kedua fosil itu nyaris terawetkan secara sempurna jauh di dalam gua. Karabo diperkirakan hidup satu juta tahun setelah fosil Lucy yang ditemukan di Afrika Timur.

Itukah nenek moyang manusia?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjigERf3pZZTYpI3VdITm-seAaByGLSxWw4GDeGSIbHSBC_dAZ8FLhV2KAEbsqTO70nwlp_0f5NXCtIwW2yoTfaFbV6xveX4G4MMHm7zDPI_sKOW4HnF3WwXPIhcC4Twsyzu6AOLB3CdY30/s1600/Di+Temukan+Spesies+Baru+Hominid+Nenek+Moyang+Manusia+Pertama+Kali.jpg
http://img504.imageshack.us/img504/8738/evolusidd9.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq6IpuytBzTLAcdtPQ6UF1EE-RamStr74vIF315gGQoVMNufIVDom2wTTZ1ezBVP-g16iz6ckPhgv22Udbge4hmS_KFFnYOt5j0CDVQ0CVThNsm2C7Pbji51z4jFVUOAbFZ39H5fjLQ_eX/s1600/monkey_1.jpg





sumber :http://tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/11/17/brk,20111117-367097,id.html

Minggu, 23 Oktober 2011

arkeolog ISREAL temukan GEREJA berumur 1500 tahun




Israeli archaeologists presented a newly uncovered 1,500-year-old church in the Judean hills on Wednesday, including an unusually well-preserved mosaic floor with images of lions, foxes, fish and peacocks.



The Byzantine church located southwest of Jerusalem, excavated over the last two months, will be visible only for another week before archaeologists cover it again with soil for its own protection. The small basilica with an exquisitely decorated floor was active between the fifth and seventh centuries A.D., said the dig’s leader, Amir Ganor of the Israel Antiquities Authority. He said the floor was “one of the most beautiful mosaics to be uncovered in Israel in recent years.” “It is unique in its craftsmanship and level of preservation,” he said.
























Kamis, 13 Oktober 2011

Misteri Istana Cleopatra Ditemukan di Bawah Laut


istana bawah laut

Misteri istana Cleopatra di dasar laut kian terkuak. Dalam suatu misi penyelaman, tim ilmuwan mendapat temuan-temuan penting di reruntuhan bangunan di bawah laut, yang diyakini merupakan Kompleks istana dan Kuil Isis, tempat di mana ratu Mesir Kuno pernah bertahta.

Reruntuhan itu berada di dasar laut sekitar Pulau Anthirodos, yang terletak di dekat kota pelabuhan Alexandria, Mesir. Barang-barang berharga dari reruntuhan istana itu, yang pertama kali ditemukan pada 1996, akan dipamerkan di Amerika Serikat (AS) mulai awal Juni mendatang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVjQne24uVEj7fCPI5prcufZNAz6QnlC7RdNeBASkRXhsd2ZyO5xH9liuuNPEimm-dpLMNgw8HNh89ljdQULYqaYTD7UiVuUbPRtHKBPXDsrqT1olWWw7eI8Y9UjZLD5WGDFHe6VbBeNA/s1600/cleopatra-book-BK01-vl-vertical.jpg

Para penyelam berenang di antara tumpukan batu kapur yang tenggelam ke dasar laut akibat gempa bumi dan tsunami lebih dari 1.600 tahun lalu. Tim penyelam dari sejumlah negara ini susah payah menggali salah satu situs arkeologi bawah laut paling kaya di dunia itu.

Mereka pun mengambil artifak-artifak mengagumkan peninggalan era Cleopatra, yang dikenal sebagai dinasti terakhir penguasa Mesir Kuno sebelum dijajah oleh Kekaisaran Romawi pada tahun 30 Sebelum Masehi (SM).

Menggunakan perangkat teknologi mutakhir, tim mendeteksi reruntuhan banguan yang terkubur jauh di bawah sedimen sisa pelabuhan. Akhirnya tim penyelam mengonfirmasi keakuratan deskripsi mengenai kota Alexandria, yang ditinggalkan oleh para pakar geografi dan ahli sejarah Yunani sekitar 2.000 tahun lalu.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrT3AgOIZlJWjV-LCoRNTJu-PDnsB4FWhAzgpk_nO2BMKMP3Mfi9WsjcPfKmjTGaa7lj60Pw9c4BH9Ht5DitwgwFVHRVnfEDpSkCXSZpEOAzdlo61RGVpIT32Q6py_yrqUx1iVXL047QI/s1600/cleopatra.gif

Sejak awal 1990-an, survei topografi memungkinkan tim peneliti yang dipimpin arkeolog bawah laut Prancis, Franck Goddio, untuk menaklukkan pelabuhan Alexandria yang jarak pandangnya sangat kurang. “Lokasi ini merupakan situs unik di dunia,” kata Goddio yang telah melewatkan dua dekade untuk mencari kota yang hilang tersebut.

Eksplorasi ini membawa tim penyelam mengunjungi kompleks istana dan kuil Isis. Di tempat itulah Cleopatra menjalin hubungan asmara dengan jenderal Romawi, Markus Antonius (Mark Antony). Mereka konon bunuh diri menyusul kekalahan Antonius dari mantan sekutunya, Oktavianus, dalam Perang Saudara. Oktavianus kemudian tampil memimpin Romawi dengan nama Kaisar Augustus.

Tim penyelam menemukan sejumlah tempat utama dalam kehidupan dramatis pasangan Cleopatra-Antony, termasuk Timonium, tempat di mana Antony menarik diri dari dunia luar setelah menelan kekalahan dari Oktavianus. Bangunan tersebut belum rampung dikerjakan karena Antony terlanjur bunuh diri.

Mereka juga menemukan batu berbentuk kepala berukuran besar, yang diduga kuat sebagai Caesarion, putra Cleopatra dan kekasihnya sebelum Antony, Julius Caesar. Tim juga menemukan dua patung sphinx yang salah satu di antaranya kemungkinan merupakan gambaran ayah Cleopatra, Ptolemy XII.

Penemuan di perairan Alexandria ini akan dipamerkan di Franklin Institute, Philadelphia, Amerika Serikat (AS) dari 5 Juni hingga 2 Januari 2010 dalam pameran bertajuk “Cleopatra: The Search for the Last Queen of Egypt”. Pameran kemudian akan berlanjut ke kota-kota lain di Amerika Utara.





sumber :
http://www.surya.co.id/2011/05/27/misteri-istana-cleopatra-ditemukan-di-bawah-laut