Tampilkan postingan dengan label rizal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rizal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Desember 2011

Terkuak!! Misteri Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru !!

Tengkorak Kepala Mumi Raksasa Misterius di Peru

Sejenak media online, milis-milis internet sempat dihebohkan oleh informasi penemuan Tengkorak Kepala Mumi Misterius yang ukurannya begitu besar dari ukuran manusia normal pada umumnya. Tiga orang antropolog dari negara yang berbeda mengatakan bahwa tengkorak tersebut sama sekali bukan merupakan tengkorak manusia. Masih ingat kisah Crystall Skull dari film Indiana Jones? Alienkah? Apakah hal ini adalah wujud eksistensi makhluk ekstrateresterial di bumi di masa lampau?
 
 

Berawal ketika seorang pekerja museum Privado Ritos Andinos di Cusco, Peru Renato Davila Riquelme menemukan dua tengkorak kepala dengan ukuran yang luar biasa aneh, rongga mata kerangka tersebut jauh lebih besar dari biasanya yang terlihat pada manusia..
 

Kepala tengkorak itu adalah salah satu dari dua yang ditemukan di kota Andahuaylillad di selatan propinsi Quispicanchi.
 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj30bVgtBhKY0uV6KBzXH2zzlXqQuu8eoUFYwUQcgJRFVOvVSTz4-uoIJ2-41HfpbD_TPAfY2lTQ-rYcJcq70RT1JhKf1jAANZngYPEEpbOACrHruvmrsk3yir81Ltovh4RwMdmPZdlBJ_u/s320/alienperu2.jpg

Dalam kerangka tampak ubun-ubun yang tengah terbuka seperti yang dimiliki anak-anak pada usia tahun pertama. Namun, tengkorak itu juga memiliki dua geraham besar yang hanya ditemukan pada manusia yang usianya lebih tua.

Belum diketahui secara pasti kapan persis mumi tersebut berasal, akan tetapi yang cukup menghebohkan adalah kemiripan mumi tengkorak ini dengan kisah Crystall Skull dalam film Indiana Jones yang mengkaitkan aktivitas makhluk ekstrateresterial di bumi pada masa lampau.

Awalnya saya agak ragu dengan statement tiga orang antropolog yang mengatakan bahwa jenis tengkorak seperti ini bukanlah milik manusia, mengingat bentuk serta ukurannya yang sangat jauh berbeda dari bentuk dan ukuran manusia normal.

Kenapa demikian? Sebab saya memiliki salah satu penjelasan alternatif yang mungkin cukup masuk akal dan bisa digunakan sebagai acuan dari kesalahpahaman media atas informasi yang bagi saya sepertinya cukup melebih-lebihkan.

PENJELASAN

Anda mungkin akan bertanya-tanya, "Bukankah sudah dikatakan oleh 3 orang antropolog bahwa tengkorak itu memang bukan tengkorak manusia??"

"Sudah ada buktinya,, Alien telah ada sejak dahulu kala....!!"

Saya katakan "TIDAK"..!! Bacalah dahulu penjelasan saya dan anda bisa merubah persepsi anda tentang mumi tengkorak yang dikatakan adalah tengkorak alien ini.

Sebab masih banyak mumi dari tengkorak-tengkorak yang lebih aneh daripada di Peru dan semua itu adalah milik MANUSIA.

HEAD FLATTENING
 

Head Flattening adalah praktek yang dilakukan sejak jaman dahulu oleh berbagai suku dan kebudayaan yaitu untuk meratakan tengkorak kepala, dan hal tersebut adalah wajar di zaman itu. Suku India, Amerika Selatan, Utara dan Tengah bisa dibilang sebagai pelopor praktek meratakan tengkorak kepala ini.



Deformasi tengkorak buatan, meratakan kepala, atau mengikat kepala merupakan bentuk permanen perubahan tubuh di mana tengkorak seorang manusia sengaja dibuat demikian.



Hal ini dilakukan dengan mendistorsi pertumbuhan normal tengkorak seorang anak dengan tujuan berbeda-beda sesuai bentuknya.

Bentuk datar, yang memanjang (yang dihasilkan dari cara mengikatnya dengan dua potong kayu ), yang bulat (mengikat dalam kain ) dan kerucut adalah khusus bagi di antara mereka yang terpilih. Hal ini biasanya dilakukan pada bayi , sebab ketika masih bayi, tengkorak kepala manusia cukup lentur untuk dibentuk.

Berikut ini adalah contoh tengkorak-tengkorak dri beberapa kebudayaan yang menggunakan teknik Head Flatenned.


Tengkorak Suku INCA 



Tengkorak Suku MAYA





sumber : http://cemoncavalera.blogspot.com/ 

Kamis, 17 November 2011

Terkuak Rupa Nenek Moyang Manusia

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipKSnOYziZo6RlbRqEtkDaPIq-grsvfClwXklFGbC_5MCeebg00f1eWP1UXvP0dhtbHM1nlaNxYYre6grBJPRg8S_b351qbexE2hgKD625cjJE_GkZds8kUC0ehic8yEJRflNsFOxcTWRR/s1600/We-were-Fishes8.JPG


Seorang seniman purbakala, John Gurche, berhasil merekonstruksi wajah yang diduga nenek moyang terdekat manusia. Inilah sosok asli Kurabo yang digadang bisa menjelaskan asal usul yang hilang di antara kera dan manusia.

Kurabo adalah fosil homonim purba yang ditemukan di Goa
Mapala, Afrika Selatan, pada 2008. Meski penampilannya primitif, Karabo memiliki banyak ciri khas dari genus Homo, genus tempat manusia modern (Homo Sapiens) bernaung. Ilmuwan yang meneliti fosil Karabo menyebutnya sebagai spesies baru yang diberi nama Australopithecus sediba.

Lee Berger, profesor evolusi biologi dari Witwatersrand University di Johannesburg, kagum dengan hasil rekonstruksi purbakala ini. "Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya," katanya dalam Daily Mail, hari ini.

Kurabo hasil rekonstruksi Gurche sungguh ada di antara kera dan manusia. Wajah, mata, dan bagian mulut serupa manusia. Adapun tulang pipi dan kening seperti hewan liar. "Saya pikir ini yang paling akurat yang pernah dilakukan," kata Berger.

Pada 2008, penemuan fosil Kurabo menjadi perhatian dunia setelah dipublikasikan di lima makalah ilmiah. Saat itu ditemukan fosil bocah laki-laki pra-remaja dan fosil kerangka perempuan berusia akhir 20 tahunan atau awal 30 tahunan yang digali pada situs yang sama.

Kedua fosil Karabo yang menjadi landasan teori baru itu diperkirakan mati pada waktu yang sama. Terkubur dalam sedimen tanah longsor, kedua fosil itu nyaris terawetkan secara sempurna jauh di dalam gua. Karabo diperkirakan hidup satu juta tahun setelah fosil Lucy yang ditemukan di Afrika Timur.

Itukah nenek moyang manusia?

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjigERf3pZZTYpI3VdITm-seAaByGLSxWw4GDeGSIbHSBC_dAZ8FLhV2KAEbsqTO70nwlp_0f5NXCtIwW2yoTfaFbV6xveX4G4MMHm7zDPI_sKOW4HnF3WwXPIhcC4Twsyzu6AOLB3CdY30/s1600/Di+Temukan+Spesies+Baru+Hominid+Nenek+Moyang+Manusia+Pertama+Kali.jpg
http://img504.imageshack.us/img504/8738/evolusidd9.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjq6IpuytBzTLAcdtPQ6UF1EE-RamStr74vIF315gGQoVMNufIVDom2wTTZ1ezBVP-g16iz6ckPhgv22Udbge4hmS_KFFnYOt5j0CDVQ0CVThNsm2C7Pbji51z4jFVUOAbFZ39H5fjLQ_eX/s1600/monkey_1.jpg





sumber :http://tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/11/17/brk,20111117-367097,id.html