Sabtu, 12 September 2009

Patung Manusia Tertua Yang Terbuat Dari Gading Mammoth




sumber : http://www.bootingskoblog.com/2009/09/12/patung-manusia-tertua-yang-terbuat-dari-gading-mammoth/




Sebuah ukiran gading berbentuk perempuan gendut yang ditemukan di Gua Hohle Fels, Jerman ini punya keunikan. Selain sosoknya yang mengundang perhatian, patung tersebut umurnya sudah sangat tua. Apalagi dibuat dari gading mammoth.




"Ini merupakan ukiran berbentuk sosok manusia yang paling tua di dunia,” ujar Jill Cook, seorang kurator paleolitikum dan mesolitikum di British Museum, London. Berdasarkan pengukuran karbon, usianya diperkirakan 35.000 tahun.



Patung-patung baru di Israel dan Afrika sebenarnya ada dua kali lebih tua daripada patung ukiran ini. Namun, bukan hasil pahatan melainkan kumpulan batu yang membentuk sosok manusia.


Saat ditemukan, ukiran gading tersebut telah pecah dalam enam bagian. Hasil rekonstruksi menunjukkan sosok tubuh perempuan tanpa kepala, dengan perut berlemak, payudara menonjol, dan paha besar. Bagian lengannya kirinya hilang.



"Ini sangat berkaitan dengan hal berbau seksual,” ujar Nicholas Conard, arkeolog dari Universitas Tuebingen. Menurutnya adanya ukiran berbentuk tubuh manusia ini menunjukkan bahwa manusia sejak lama sudah punya kemampuan menyimbolkan tubuhnya dalam bentuk benda.



Patung ukiran gading ini hanya setinggi 6 centimeter. Conard menduga ukiran tersebut digantung di ujung tali. Namun, fungsinya buat apa tak diketahui pasti meski diperkirakan pembuatnya terobsesi dengan seks.


Secara umum, ukiran ini mirip patung-patung disebut para arkeolog sebagai figur Venus yang khas tanpa kepala dan kaki. Sekitar 150 figur Venus ditemukan antara Pegunungan Pyrenees hingga Russia bagian selatan dan berumur antara 25.000-29.000 tahun.

Ilmuwan Prediksi : 2012 Kutub Bumi Bertukar Posisi



sumber :http://erabaru.net/featured-news/48-hot-update/4720-ilmuwan-prediksi-2012-kutub-bumi-bertukar-posisi



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjbKRbVX82KThWO8AX-35YwNTrpRjKV63ic-jPElpzP0Q2g7EKAMxBAJ_Kbn_2rxVGyAcNU2g1Yr8G5PMvCHlI_E2vV3b8jlhScuQk2kusB4E_WPqeimBue7g7j-OmSxNUImm-2yqdzq8Y/s400/knossos-palace-air.jpg




Dalam perjalanan sejarah, kerajaan demi kerajaan silih berganti, kejadian apa saja yang telah terjadi? Seiring dengan pemahaman kita terhadap dunia ini, banyak hal yang kemudian semakin jelas.


Arah Perputaran Aliran Sungai Amazon

Orang-orang mengatakan : Aliran suatu sungai selalu mengarah ke timur. Sebenarnya sejumlah sungai besar di dunia, pada kenyataannya memang mengalir ke arah timur.

Termasuk sungai terbesar di dunia, Sungai Amazon, di Amerika Selatan. Berdasarkan laporan BBC pada tanggal 24 Oktober 2006, dulunya aliran sungai Amazon ini pernah mengarah kearah barat, bukannya mengarah ke timur seperti sekarang ini.

Para peneliti dari University of North Carolina (UNC) berhasil menyimpulkan suatu temuan dari hasil penelitian terhadap lapisan batu di Sungai Amazon. Mereka masih belum dapat memastikan waktu yang tepat kapan berubahnya arah aliran sungai ini, perkiraan mereka adalah sekitar 65 juta tahun silam, atau mungkin juga lebih lama lagi. Sebelum itu, arah aliran Sungai Amazon mengarah ke barat.
Perubahan Kutub Bumi

Tidak hanya aliran sungai dapat berubah arah, bahkan kedua kutub bumi kita ini pun telah mengalami perubahan.

Dalam majalah Science edisi 8 September 2006, diberitakan bahwa ilmuwan dari Australia, Tiongkok, dan Norwegia dalam riset bersama terhadap lapisan batuan berhasil menemukan, bahwa telah terjadi perubahan kutub bumi. Jika dijabarkan secara nyata, selama 20 juta tahun ini, arah kutub utara telah menyimpang sebesar 50 derajat. Perubahan ini setara dengan jarak antara Alaska (atau Siberia) hingga ke garis khatulistiwa.

Dalam kebudayaan suku bangsa Maya yang sangat maju, juga terdapat catatan serupa. Berdasarkan kalender suku Maya, terhitung sejak 1992 hingga 2012, bumi kita akan memasuki suatu masa “Siklus Besar” yang terjadi setiap 5200 tahun sekali yang merupakan masa penutup dari fase terakhir, yang juga disebut “Masa Perubahan Bumi”. Dalam kebudayaan suku Maya itu juga telah diramalkan, bahwa pada tahun 2012 medan magnet bumi juga akan mengalami perubahan.

Sementara India Daily dalam beritanya pada tanggal 1 Maret 2005 melaporkan, bahwa ada sejumlah ilmuwan geofisika dan astronomi dari perusahaan Hyderabad telah meramalkan bahwa pada tahun 2012 akan terjadi perputaran terbalik pada kutub bumi maupun kutub matahari.



[columns-of-knossos-greece-nancy-bradley.jpg]


Reruntuhan istana Knossnos, dipulau Crete, Yunani. (INTERNET)


Perputaran terbalik kutub bumi artinya kutub utara dan kutub selatan akan bertukar posisi. Selama dalam proses ini di bumi akan terjadi suatu fenomena dimana dalam kurun waktu tersebut akan sama sekali tidak ada daya tarik menarik medan magnet.
Musim Demi Musim Silih Berganti

Dalam perjalanan sejarah yang sedemikian panjang, jika seandainya kutub bumi dapat saling bertukar posisi, aliran Sungai Amazon akan berbalik arah, maka kehancuran makhluk bumi dan kemunculan spesies baru, tidak akan perlu dipertanyakan lagi.

Berdasarkan hasil penelitian, para ilmuwan telah menemukan bahwa di bawah lapisan es dan salju ada sejumlah makhluk hidup yang pernah hidup. Shen Gua dari Dinasti Song dalam karyanya Catatan Meng Xi menuliskan bahwa : Di antara kedua tebing sebelah utara gunung Taixing, terlihat adanya lapisan kulit-kulit kerang dan butiran-butiran seperti telur burung, melintang di sepanjang tebing membujur seperti untaian pita. Ini adalah tanda bekas lautan di masa lampau, sekarang sebelah timur hanya berjarak beberapa ratus kilometer saja dengan laut.

Ge Hong dari Dinasti Jin dalam karyanya Legenda Dewata memuat catatan yang lebih luas dibanding dengan catatan Da Yu dalam Legenda Pengaturan Air-nya. Dalam catatan tersebut dikatakan bahwa setelah puluhan juta tahun maka daratan akan menjadi lautan luas, dan lautan luas setelah puluhan juta tahun akan menjadi daratan. Selang waktu bertemu Dewa Ma Gu dan Wang Fang Ping dengan pertemuan sebelumnya, telah melalui 3 kali pergantian laut menjadi daratan.

Beberapa ratus tahun belakangan ini, terutama puluhan tahun terakhir, di bawah pengaruh kegiatan manusia, perubahan iklim besar-besaran telah terlihat antara garis khatulistiwa hingga ke kedua kutub : suhu udara semakin meningkat, es dan salju meleleh, bahkan beruang-beruang di Islandia pun tidak dapat tidur musim dingin lagi.

Jika terus seperti ini, maka kita sebagai umat manusia akan menghadapi masa depan yang suram.
Musnahnya Peradaban

Didalam buku catatan sejarah, kita akan dapat melihat kebangkitan dan keruntuhan suatu peradaban. Misalnya buku yang berjudul Menyibak Cadar Kebudayaan Pra Sejarah tercatat banyak sekali penemuan-penemuan yang menyangkut hal ini.

Salah satunya penemuan peradaban Kreta (Crete) yang pernah berjaya lebih 3000 tahun silam di Laut Tengah, yang terkenal dengan arsitektur istananya yang sangat rumit namun mewah. Namun kebudayaan yang sedemikian agung itu justru ikut lenyap tanpa sebab musabab yang jelas. Menghilangnya kebudayaan bangsa ini secara misterius, telah menjadi salah satu teka teki yang telah sekian lama membayangi para ahli arkeolog dunia.

Harian Daily Earth pada tanggal 27 April 2006 melaporkan, ilmuwan Denmark telah menemukan serpihan kecil batang pohon zaitun di pulau Thera di Laut Aegean.

Serpihan batang pohon zaitun ini ada di pulau Thera di Laut Aegean --- yang terkubur di pulau Santorini pada saat terjadi letusan gunung berapi. Setelah diadakan penelitian pada serpihan ini, para ilmuwan percaya bahwa mereka dapat menghitung waktu persis matinya pohon zaitun tersebut. Temuan itu diumumkan di majalah Science edisi 28 April 2006.

Para peneliti dari Universitas Huss, Denmark, berdasarkan serpihan ini, telah berhasil menyimpulkan suatu teori yang sangat meyakinkan: kebudayaan Kreta (Crete) ini hancur akibat suatu bencana ledakan gunung api yang maha dasyat dan satu kali gelombang Tsunami hebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pulau Crete hanya terpisah sejauh 60 mil dari pulau Thera, dan 3600 tahun lalu gunung berapi di pulau Thera mengalami letusan dasyat, debu dan asap yang disemburkan akibat ledakan tersebut diperkirakan sebanyak ribuan ton menyebar hingga ke pulau Greenland, Tiongkok dan Amerika Utara akibat diterbangkan angin.

Dari pulau Greenland, Laut Hitam, dan Mesir, yang letaknya sangat jauh, para ilmuwan telah menemukan adanya contoh abu yang sama dengan di pulau Thera. Ilmuwan juga berhasil menggali fosil tanaman yang rusak akibat pembekuan di Irlandia dan California. Penelitian lebih lanjut telah membuktikan bahwa pohon zaitun ini mati antara tahun 1627 - 1600 S.M.
alt


Sebelumnya, para ilmuwan berpendapat bahwa, kebudayaan Kreta (Crete, Kritti) sempat berjaya, hingga pada masa Raja Minos (periode Minoan),kejayaan bangsa ini mencapai puncaknya. Pada waktu itu Raja Minos menguasai Laut Aegean, hingga Swedia, sehingga mampu menyatukan segenap dataran Eropa, Asia, dan Afrika.

Kerajaan Minos telah memanfaatkan letak geografisnya yang strategis, mengembangkan bidang pelayarannya dan memperkuat armada lautnya, armada ini merupakan angkatan laut yang pertama ada di dunia.

Kehebatan armada maritim Minos telah berhasil membuat kerajaan ini membina hubungan dagang yang baik dengan Mesir, Syria, Babylon, Asia Kecil, dan lain-lain, bahkan menjadi negara yang menguasai lautan, berbagai kepulauan di Laut Aegean ramai-ramai membina hubungan dengan pertukaran duta negara, Swedia bahkan menyetor upeti pada Minos.

Namun apa daya, negara besar dengan angkatan bersenjata sekuat apa pun tidak berdaya di hadapan bencana alam.

Sebenarnya pada tahun 1967, arkeolog Amerika berhasil menggali sebuah kota perdagangan di bawah lapisan abu gunung berapi di pulau Santorini setebal 60 meter. Setelah diteliti, kota ini terkubur disana pada tahun 1500 SM oleh abu akibat ledakan gunung berapi.

Mungkin letusan itu merupakan letusan gunung berapi pa-ling dasyat sepanjang sejarah manusia, luas area yang ditutup oleh debu hasil letusan itu mencapai 62,5 km persegi, kota di atas pulau tersebut tertimbun hanya dalam sekejap mata oleh abu yang sedemikian tebal itu, sekaligus juga membawa pengaruh besar terhadap pesisir Laut Tengah dan kepulauan sekitarnya.

Berdasarkan catatan, Mesir pada waktu itu diselimuti oleh kegelap-an sepanjang hari selama 3 hari berturut-turut. Selain itu ledakan tersebut juga mengakibatkan terjadinya gelombang Tsunami, dengan ombak yang mencapai 50 meter tingginya, gelombang maha dasyat tersebut telah menenggelamkan seluruh kota dan desa di atas Pulau Crete, termasuk juga Kerajaan Minoan pun lenyap seketika.



[Palace_of_Knossos5.jpg]

[Knossos2.JPG]


Apa Penyebab Pelenyapkan Kebudayaan Kreta ?

Reruntuhan istana Knossnos, dipulau Crete, Yunani. (INTERNET)
Pelajaran dari Peradaban Kreta (Crete)



Pada tahun 1980, arkeolog Inggris berhasil menemukan sisa reruntuhan sebuah istana di Knossos, di pulau Crete. Luas arealnya sekitar 2 hektar, dengan ratusan bangunan rumah di dalamnya, yang dihubungkan dengan banyak jalan dan lorong, strukturnya sangat rumit dan belum pernah dijumpai sebelumnya.

Di tengah terdapat sebuah lambang bergambar sepasang kapak, para peneliti sependapat bahwa ini merupakan Istana Kapak Ganda milik raja Minos (dalam cerita kuno Yunani pernah disinggung adanya lambang kapak ganda sebagai simbol dari istana yang terdapat di pulau Crete).

Dinding-dinding di bagian dalam istana dipenuhi dengan lukisan yang indah dengan corak yang cerah, mencerminkan kemegahan kerajaan di masa tersebut dan kemakmuran kala itu. Banyak ditemukannya peralatan dari bahan logam dan keramik menandakan seni para penduduk Crete kala itu sangat maju.

Hal yang paling menarik perhatian dari penemuan tersebut adalah lempengan-lempengan terbuat dari tanah liat yang berukir abjad, salah satu di antaranya bertuliskan : “Swedia telah mempersembahkan 7 orang wanita, anak lelaki dan perempuan masing-masing satu orang.”

Di luar dugaan, para arkeolog pun berhasil menemukan tumpukan tulang manusia yang jumlahnya mencapai 200 potong lebih, yang merupakan tulang tengkorak anak yang berusia antara 10 - 15 tahun, yang masih meninggalkan bekas dibunuh dengan benda tajam. Setelah itu para arkeolog juga menemukan sebuah biara pemujaan.

Dalam temuan itu terbukti bahwa penduduk Crete telah melakukan pemujaan dengan mengorbankan manusia hidup! Di dalam biara tersebut ditemukan berbagai jenis wadah dari bahan keramik yang digunakan untuk melakukan pemujaan, di atas meja pemujaan tergeletak seonggok tengkorak dari seorang remaja dengan tinggi badan sekitar 165 cm, di samping meja pemujaan tersebut juga ditemukan ada sebuah wadah tempat menampung darah dari sang korban, dan sebilah pisau dari tembaga yang digunakan untuk membunuh.

Sementara di dekat situ terdapat seonggok tumpukan tengkorak lain dengan posisi kepala menengadah ke atas, mengenakan cincin perak di salah satu jarinya, dan seonggok lagi tengkorak yang sedang menutupi wajah sang korban, mungkin adalah tulang tengkorak sang ketua upacara beserta asistennya.

Tak jauh dari tempat itu ada sekumpulan tulang tengkorak yang serampangan, yang diduga merupakan para pejabat dan pembantu, yang tidak sempat lagi melarikan diri pada saat bencana terjadi dan mati di tempat itu.

Dilihat dari keadaan situs temuan tersebut, arkeolog menyimpulkan bahwa : Pada saat para penduduk Crete sedang melangsungkan upacara pengorbanan manusia hidup, yang bertujuan untuk memohon agar terhindar dari bencana, malah justru telah mengundang terjadinya gempa bumi dan bencana maha dasyat, yang telah merobohkan seketika atap tempat upacara berlangsung dan menimpa semua orang yang ada di dalamnya!
Bencana Alam Berasal dari Kezaliman Manusia

Jika demikian, lenyapnya kebudayaan Kreta kurang tepat jika dikatakan akibat bencana alam, lebih tepat jika dikatakan diakibatkan oleh kesalahan dari manusia sendiri.

Sebenarnya, bukan hanya Kreta saja. Dari sejarah Tiongkok mulai dari Raja Jie pada Dinasti Xia, dan Raja Zhou dari Dinasti Shang, hingga raja Romawi yang kejam, Nero, seberapa pun hebatnya kekuatan angkatan bersenjata yang dimilikinya, menganggap nyawa manusia ibarat rumput liar, bertindak sewenang-wenang, pada akhirnya menemui kemusnahan juga.

Dari sini juga dapat dilihat hubungan antara manusia dan alam. Sungai Amazon sudah mengalir entah berapa lama, mungkin juga bumi telah mengalami beberapa kali perubahan, matahari terbit dan terbenam, pasang dan surut, begitulah siklus ala mini, tidak lambat juga tidak cepat namun bergerak secara pasti. Jika alam dirusak mungkin akan dapat membawa suatu dampak sesaat, namun tidak akan abadi.

Hingga saat ini, bagi pihak yang telah menganiaya puluhan juta rakyatnya sendiri, bahkan juga secara paksa mengambil organ manusia secara hidup-hidup, bencana apa yang akan menanti mereka kelak? (Zhou Zheng/The Epoch Times)

Rabu, 09 September 2009

Misteri Topi Merah Patung Moai Mulai Terungkap !!






Satu tim pakar arkeologi Inggris baru-baru ini mengaku telah menguak misteri topi merah patung Moai yang terletak di Pulau Paskah.

Melansir pemberitaan Daily Mail, Rabu (9/9) disebutkan, Dr Sue Hamilton dari University College London dan Dr Colin Richards dari University of Manchester merasa yakin bahwa topi-topi dari batu tersebut di masa lalu dibuat di sebuah ruang pembuatan tersembunyi di atas gunung berapi yang kemudian digulingkan ke bawah lereng.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/07/article-1211673-065172A6000005DC-760_468x338.jpg

Dikatakan, mereka telah merekonstruksi pola kerja dari pertambangan Puna Pau. “Kami tahu bahwa topi-topi itu dibuat dari semen dan debu berwarna merah, dan digulingkan sepanjang perjalanannya,” jelas Richard. Dia menambahkan kemungkinan penduduk primitif di sana menggulingkannya dengan tangan atau dengan balok-balok kayu.

Sebuah kapak untuk upacara juga ditemukan dekat topi-topi tersebut. Para ilmuwan memperkirakan bahwa kapak tersebut merupakan alat persembahan kuno. “Masyarakat Polynesia menilai patung sebagai benda yang bernyawa dan setelah memahatnya, jiwa mereka bersatu dengan patung itu.”

Para ilmuwan memperkirakan topi-topi batu merah tersebut muncul sekitar tahun 1200 dan 1300an di masa para penghuni pulau Easter mulai membuat moai yang lebih besar lagi untuk mengenang para leluhur.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/07/article-1211673-06524715000005DC-509_233x372.jpg


Hamilton menambahkan topi bercorak merah tersebut merupakan simbol dari kelahiran. Tutup kepala yang berwarna tersebut merupakan representasi dari sebuah hubungan atau pakaian adat yang dipakai oleh kepala suku.

Terdapat lebih dari 1.000 patung ditemukan di kepulauan pasifik persisnya di Pulau Paskah yang terpencil 2.500 mil sebelah barat dari ini.global

di temukan patung mini UNIK 9000 tahun lalu untuk pendidikan !!!




sumber :http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1212320/Ancient-figurines-toys-mother-goddess-statues-say-experts-9-000-year-old-artefacts-discovered.html




Mereka dipahat dari batu dan tanah liat dari 9.000 tahun yang lalu, pada zaman zaman awal peradaban manusia. temuan ini mengejutkan para arkeolog, mereka mengatakan patung-patung Zaman Batu tersebut telah diperkirakan digunakan sebagai mainan pendidikan pertama kali nya !!!.

patung patung ini di gali di kota Catalhoyuk di Turki - termasuk kota tertua di dunia yang dikenal selama beberapa dekade terakhir. Yang paling baru ditemukan minggu lalu.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/09/article-0-065A81B3000005DC-38_634x321.jpg

kemungkinan patung tersebut Dibuat oleh para petani Neolitikum ribuan tahun sebelum penciptaan piramida atau Stonehenge, mereka menggambarkan ternak kecil, kasar dan domba .


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/09/09/article-1212320-065A8235000005DC-913_634x348.jpg

Senin, 31 Agustus 2009

Kota kuno Chachapoyas, Negeri Di Awan Ditemukan










Kota kuno Chachapoyas, masyarakat andes kuno, atau disebut juga negeri 'orang-orang awan' yang hilang ratusan tahun lalu berhasil ditemukan. Sebutan 'masyarakat awan' mungkin karena mengacu pada pegunungan andes yang penuh belantara hutan yang selalu berselimut awan. Kehidupan dan kebudayaan kota kuno yang eksis sejak abad ke-9 ini, sampai sekarang masih misteri dan sulit diungkap karena mereka tidak banyak meninggalkan catatan tentang mereka.


Meski hilang tanpa jejak selama ratusan tahun, namun jejak peradaban kota Chachapoyas yang kini masuk wilayah utara Peru, masih bisa ditemukan. Deretan patung-patung menghadap ke matahari terbit yang terkenal dengan sebutan 'prajurit awan' tetap berdiri tegak hingga kini. Patung-patung itu melambangkan keperkasaan masyarakat mereka di masa lalu.





Situs Karija ini dibangun hampir 1 milenium. Sebenarnya itu merupakan kuburan, setiap patung melambangkan tokoh yang di makamkan di sana. Mungkin bisa dibilang mirip dengan situs-situs makam di Tanah Toraja, Sulawesi.

Patung-patung itu terbuat dari clay dan plant matt di mana di dalamnya berisi mumi para tokoh Chachapoya. Yang uniknya posisi patung berisi mumi itu sangat sulit dijangkau. Entah bagaimana masyarakat pada jaman itu membawa dan menempatkannya di sana. Sebab, tidak ada jalan yang bisa diakses menuju tempat itu.

Kisah bangaimana kehidupan di Chachapoya nyaris menjadi misteri karena tempatnya sangat terisolir. Kota kuno Chachapoya yang hilang inii, ditemukan tahun 2008 di hutan lebat Amazon, yang sangat terisolir, oleh tim ekspedisi arkeologi. Jaraknya sekitar 500 km sebelah timur laut Lima.

Tim arkeologi menemukan benteng-benteng dari batu serta bangunan-bangunan yang berada di tepi jurang, sisa-sisa tembok yang memuat lukisan-lukisan yang di pahat di bebatuan. Mungkin ini dibangun mereka untuk melindungi dari musuh.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu tentang keberadaan kota kuno ini. Hanya sedikit catatan tentang hal itu, termasuk tentang kebudayaan mereka yang berkembang di abad ke-9. Kenyataannya, kota kuno itu berada di puncak ketinggian. Diduga, kota di ketinggian itu sengaja dikembangkan untuk pertahanan terhadap musuh.





Akan tetapi nasib mereka menjadi tak menentu ketika kekaisaran Inca semakin berkembang dan berhasil menaklukkan mereka 500 tahun lalu. Meskipun bangsa Chachapoyas sempat memberi perlawanan keras, namun kekuatan Inca tak tertandingi. Keberuntungan datang ketika Spanyol datang pada 1535. Sisa-sisa suku Chachapoyas berpihak pada Spanyol untuk berperang melawan suku Inca. Namun kemudian datang penyakit orang Eropa, yakni cacar, yang melenyapkan populasi mereka.

Penulis sejarah Cieza Pedro de León menulis, sosok orang-orang Chachapoyas berkulit putiah dan tanpan, kaum wanitanya cantik-cantik, itulah sebabnya banyak orang Inca menjadikan mereka istri.

Makam tokoh orang-orang awan ini di chullas, di sisi tebing yang dicat dengan atap runcing, khususnya yang ditemukan di Revash.Namun yang paling mengesankan dari peninggalan konstruksi Chachapoyas adalah Kuelap, benteng monumental yang berada 9.500 meter di atas permukaan laut. Bangunan itu bagian luarnya dilindungi oleh batu-batu besar.

Di Kuelap ada sekitar empat ratus gedung yang mungkin ditempati oleh sekitar 3.500 jiwa. Bandingkan dengan bangunan milik bangsa Inca, Manchu Picchu yang terkenal. Kompleks ini (Kuelap) menunjukkan bahwa bangsa Chachapoyas pada 1000 tahun lalu telah mampu membuat suatu yang luar biasa.

Siapa yang tahu, apa lagi yang akan ditemukan di pedalaman andes amazon? Semua memang masih misteri, seperti misteriusnya Chachapoyas.Minimnya catatan tentang suku ini memunculkan pesimis apakah bisa menguak kisah 'orang-orang awan' ini.



Sumber: http://world.quisys.com/index.php?option=com_content&view=article&id=231:negeri-di-awan-ditemukan&catid=1:ancient-hi-tech&Itemid=69

FOSIL CUMI-CUMI PURBA BERUSIA 150 JUTA TAHUN DITEMUKAN DI INGGRIS




sumber :http://iwandahnial.wordpress.com/2009/08/30/fosil-cumi-cumi-purba-berusia-150-juta-tahun-ditemukan-di-inggris/


http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/08/cumi-1.jpg?w=468&h=325


Ilustrasi cumi-cumi purba



Fosil cumi-cumi purba yang diperkirakan berusia 150 juta tahun ditemukan oleh para palaentolog pada saat penggalian fosil purba masa Victoria yang dilakukan di Trowbridge, Wiltshire, sekitar 120 kilometer barat London, Inggris. Fosil purba ini ditemukan dalam keadaan jaringan lunak yang masih awet.



Dr Phil Wilby dari British Geological Survey yang memimpin penggalian tersebut mengatakan bahwa ini adalah makhluk purba yang sama dengan cumi-cumi masa kini. ”Strukturnya tintanya sama dengan cumi modern sehingga kami bisa menulis menggunakan tinta fosil cumi-cumi purba itu,” katanya.



EFEK MEDUSA



Dr Wilby yang memimpin penggalian mengatakan: ”Kami kira makhluk ini berenang pada sekitar era purba kemudian mati dan langsung berubah menjadi batu. Ini disebut sebagai efek medusa.”



Para ahli percaya bahwa kemungkinan makhluk-makhluk tersebut berkumpul di area tersebut untuk kawin sebelum mati akibat racun ganggang didalam air.



Sisa spesies lain dari cumi itu juga bisa ditemukan, yang dapat disimpulkan bahwa mereka menjadi mangsa predator yang juga ikut mati setelah memakannya.



Dr Wilby mengatakan: ”Fosil ini bisa dipotong layaknya binatang yang hidup, anda bisa melihat serat otot dan selnya.”



”Sangat sulit dibayangkan bagaimana anda menemukan sesuatu yang lembut dan licin sebagai fosil kantung tinta dalam 3 dimensi, tetap hitam dan didalam sebuah batu yang berusia 150 juta tahun.”



Fosil cumi-cumi purba itu kini menjadi bagian koleksi British Geological Survey di Nottingham.


Sejumlah bagian dari tinta tersebut telah dikirim ke Universitas Yale di Amerika untuk penelitian kimia lebih mendalam.



http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/08/cumi-2.jpg?w=396&h=249

Fosil cumi-cumi purba berusia 150 juta yang ditemukan.



http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/08/cumi-3.jpg?w=468&h=340

Gambar makhluk cumi-cumi purba yang dilukis dan ditulis nama latin dengan menggunakan tinta fosil cumi-cumi tersebut di atas.



http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/08/cumi-4.jpg?w=468&h=462


Foto yang menampilkan perbandingan antara besarnya fosil cumi-cumi purba yang ditemukan itu dengan hidung orang.



(Sumber : dirangkum dari BBC, Telegraph dan Dailymail)

Kamis, 27 Agustus 2009

10 Warisan Dunia yang Terancam Punah !






Apakah karena penyebab lingkungan, pariwisata, daerah konflik atau serangkaian hal-hal lain, tidak dipungkiri lagi banyak peninggalan kuno warisan dunia beresiko menghilang. Untuk itu pastikan Anda mengunjungi situs-situs itu sebelum terlambat, kami punya daftar 10 teratas warisan dunia yang terancam punah. Anda mungkin terkejut. Belum terlambat untuk melakukan pencegahan.


1.Dampier Rock Art Complex, Murujuga, Australia

Kumpulan seni terbesar didunia, aboriginals dari Northwest Australia dengan ukiran Petroglyphs berusia ribuan tahun, dan beberapa bahkan berpikir untuk kembali ke tanggal 10.000 SM. Perkembangan industri sudah rusak 7,2% menjadi 24,4% dari petroglyphs, pasokan gas alam di daerah mengancam dampier rock art complex.

Misi penyelamatan: Telah terdaftar di National Trust of Australia endangered locale, walaupun pemerintah Australia masih ragu-ragu untuk intervensi. Penelitian Australian Rock Art Asosiasi bersama dengan badan-badan lainnya untuk terus mendorong pemerintah untuk relokasi industri di tempat lain.









2.Sonargaon-Panam City, Bangladesh

Di kota kuno ini, Anda akan menemukan berbagai arsitektur dari Kesultanan, Monggol kolonial dan periode Bangladesh dari abad 15 ke abad ke-19. Banyak orang Monggol monumen kolonial dan juga ditemukan di sini. Plagued oleh berbagai masalah termasuk banjir, kenaikan permukaan laut, gempa bumi, pembangunan ilegal dan pekerjaan, serta vandalisme. Sonargaon berada dalam bahaya yang serius.

Misi penyelamatan: Pemulihan sementara beberapa proyek yang dilakukan oleh negara Department of Archeology sedang berlangsung di beberapa monumen yang lebih penting, lebih banyak dana yang diperlukan untuk membantu lembaga ini dalam mewujudkan tujuan untuk melestarikan tempat ini dari kepunahan.





3.Chinguetti Mosque, Mauritania, West Africa

Ditemukan di salah satu dari tujuh kota suci Islam, di abad Chinguetti Masjid di Mauritania, Afrika Barat, yang dibangun pada abad ke-13 dan menjabat sebagai pedagang untuk menghentikan perjalanan di seluruh Sahara yang membawa barang-barang berharga seperti emas dan gading. Desertification ini terancam punah, selain banjir, suhu ekstrim dan longsoran, mewakili sumber ancaman konstan ini ke situs Warisan Dunia UNESCO.


Misi penyelamatan: Meskipun masjid dari mesjid belum pernah ditutup dan masjid masih terus digunakan untuk kepentingan agama, memantapkan perubahan iklim di daerah tersebut sangat diperlukan untuk mencegah sepenuhnya menghilang dari masjid.





4.Panama Canal, Panama City, Chagres River

Salah satu yang paling mengesankan engineering feats dalam sejarah modern, di Terusan Panama mempunyai fungsi yang sangat besar terhadap masyarakat internasional. Sampai 40 kapal per hari melalui kanal ini. Namun, dengan permintaan untuk menggunakan kanal terus meningkat pada saat yang sama bahwa jumlah rata-rata air di Danau Gatun penurunan, salah satu yang paling penting di dunia waterways wajah tidak terduga komplikasi. Sebagian besar sebagai hasil dari deforestasi, peningkatan jumlah sampah dapat ditemukan di bawah danau, yang akan mengurangi jumlah kapal yang dapat menampung gang.

Misi penyelamatan: Proposal untuk memperluas kanal telah disetujui oleh pemerintah pada tahun 2006. Sebagai bagian dari proyek ini, Entryways dan Air Reutilization Basins sedang direncanakan untuk mengurangi masalah ini. Proyek ini diharapkan akan selesai pada tahun 2015.









5.Dhangkar Gompa, Himachal Pradesh, India

Bagian dari Dhangkar kompleks dan salah satu dari lima besar Budha monastik pusat, candi ini dibangun beberapa ribu tahun yang lalu, ditemukan di daerah terpencil di perbatasan antara India dan Tibet. Sebagai akibat dari kelalaian di samping erosi dari atas bukit yang terletak di candi, ini penting dan kuno situs deteriorating.


Misi penyelamatan: The biara konservasi adalah mempersiapkan rencana untuk menyelamatkan kuil dan mencari dukungan untuk melaksanakan rencana mereka. Menjaga candi juga memerlukan mempertimbangkan bagaimana pariwisata di daerah dapat mendorong tanpa merusak situs.







6.Old Damascus, Syria

Salah satu yang paling tua, terus mendiami kota-kota di dunia, Old Damaskus adalah perlahan sedang dibongkar oleh konstruksi modern. Kawasan adalah rumah bagi banyak situs kuno, termasuk delapan gerbang kota dan banyak situs yang dirujuk oleh Kristen dan teks agama Islam. Baru-baru ini, BAB TuMa (Saint Thomas' Gate), yang mengarah ke Kristen lama seperempat Lama Damaskus, telah diakui terancam oleh perusakan dan keadaan tertinggal.


Misi penyelamatan: Banyak peninggalan ini terancam punah dari lokasi perumahan perjanjian lama dalam pencarian yang baru, fasilitas yang lebih modern, bangunan kuno yang jatuh ke dalam keruntuhan. Sebuah komitmen untuk memulihkan bangunan tersebut, bukan demolishing mereka yang diperlukan.







7.Babylon, Iraq

Lying 80 km sebelah selatan Baghdad, Babel pada awalnya sebuah kota Mesopotamia, yang dianggap oleh banyak daerah sebagai salah satu cradles peradaban. Sejak 2300 SM, ada juga banyak Babel dianggap menjadi kota suci. Situs kuno ini sudah tentu yang signifikan dalam sejarah manusia dan sayangnya hanyalah salah satu dari banyak situs bersejarah di Irak yang rusak oleh konflik di wilayah ini.

Misi penyelamatan: Ini terancam punah locale saat ini tidak dalam posisi ekonomi untuk mempersembahkan banyak sumber daya untuk membangun kembali dan situs sejarah, dan bantuan dalam membangun kembali situs ini kemungkinan besar akan dibutuhkan dari luar pemerintah dan badan-badan lainnya.







8.Leh Old Town, Ladakh, India

Kuno ibukota Kerajaan Ladakh, Leh Old Town adalah utuh dan langka di kota abad pertengahan Himalayans. Ini terancam punah locale dikenal karena multiday wisatawan treks antara monasteries, serta kaya dengan keragaman satwa liar yang eksotik termasuk spesies yang terancam punah seperti salju leopard. Dalam modern, perubahan pola cuaca yang termasuk hujan deras yang merusak kota, yang tidak dibangun untuk menahan kondisi tersebut. Selain itu, pengembangan dan modernisasi keseimbangan ketika mencoba untuk mempertahankan arsitektur tradisional ini membuktikan menjadi tugas yang sulit.


Misi penyelamatan: Infrastruktur harus ditingkatkan di Ladakh, dan World Monument Fund telah delineated serangkaian langkah-langkah yang akan diambil dalam rangka untuk menyelamatkan kota yang lama, termasuk meningkatkan pemeliharaan dan usaha untuk sisa bangunan, banyak yang berada dalam keadaan miskin .





9.The Coral Triangle, Sulu and Sulawesi Seas
Terletak di laut antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, Coral Triangle merupakan tempat terkaya berbagai terumbu karang, tanaman dan hewan yang hidup di dunia, dengan lebih dari 450 jenis karang dapat ditemukan di sini. Wisatawan dari seluruh dunia datang ke tempat ini untuk menyelam dan melihat turtles nesting. Sebuah studi dari John Hopkins University, namun, menemukan bahwa sekitar 70% dari terumbu karang di laut dari Asia Tenggara terancam punah. Culprits yang bertanggung jawab atas kerusakan pada reefs termasuk praktek-praktek penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak dan sianida, serta umum overfishing, coral bleaching, sedimentasi, dan polusi.


Misi penyelamatan: Salah satu cara untuk melindungi terumbu karang adalah dengan melaksanakan Marine Protected Area (MPA). MPAs mempromosikan perikanan bertanggungjawab dan perlindungan habitat. Tujuan mereka adalah untuk melindungi dan menjaga reefs dan mendampingi mereka dari terancam punah di banyak kehidupan laut dengan cara yang sama seperti taman nasional dikelola.






10.Greenland

The greenland ice sheet mencakup sekitar 81% dari pulau itu, dan terdiri dari 1 / 20 dari semua es di dunia. Ia harus mencair, negara akan terpecah dan menjadi negara kepulauan dan terkenal glaciers daerah tidak akan lagi menjadi turis. Polar bears akan kehilangan habitat, cepat dan meleburnya es dapat berakibat banjir besar di wilayah di Amerika Serikat, termasuk Los Angeles.


Misi penyelamatan: Mengurangi emisi karbon oleh pengendalian kendaraan bermotor dan industri output adalah cara terbaik untuk menangani shrinking glaciers. Yang tidak dapat disangkal cara untuk mengubah tingkat potensi zat berbahaya di udara adalah dengan penanaman pohon. Anda dapat lakukan oleh itu sendiri dan beberapa kota yang mendukung proyek yang meliputi penanaman pohon.








Sumber: kaskus.us