Rabu, 01 Juni 2011

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China


Situs sejarah tentang pasukan Terrakota terletak di Xi'an, 1 jam dari pusat kota peninggalan Kaisar Qin Shi Huang. Diperkirakan terdapat lebih dari 8.000 patung prajurit, 130 kereta dengan 520 kuda dan 150 kuda kaveleri di situs tentang kebesaran China ini.

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China

Patung yang terbuat dari tanah liat ini diperkirakan terkubur sejak 210 SM. Para arkeolog percaya masih banyak patung yang terkubur.

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China

Tentara Terakota bertugas sebagai "tentara gaib" penjaga makam Kaisar Qin Shi Huang.

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China

Seperti dalam film 'The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor', Kaisar Qin Shi Huang juga menuai kontroversi sejarah. Meski dia dengan brilian menjadi pemersatu China dan pembangun Tembok Besar China, namun ia dikenal kejam.

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China

Konon Qin Shi Huang berambisi untuk tetap berkuasa bahkan dalam kehidupan di alam baka. Di sekeliling gundukan makam raksasanya yang hingga kini tetap tertutup, terdapat lubang-lubang terowongan lain menyembunyikan dunia gaib para pejabat negara, prajurit, kereta, kuda, penghibur dan musisi.

Pasukan Terrakota dan Kisah Kebesaran China

Ratusan patung menjadi cinderemata yang menyerupai tentara Terrakota.







sumber :http://foto.detik.com/readfoto/2011/06/01/165036/1652042/157/1/pasukan-terrakota-dan-kisah-kebesaran-china

Selasa, 31 Mei 2011

Ternyata Teknologi Kuno Bangsa Indonesia sudah Canggih


Di zaman dahulu kala, para nenek moyang kita sudah menemukan banyak penemuan yang terbilang canggih. Tetapi sayang sekali banyak orang Indonesia sendiri tidak menyadarinya. Kali ini saya akan menulis beberapa teknologi kuno nenek moyang Indonesia.

Quote:
Borobudur: bukti kecanggihan teknologi dan arsitektur

Borobudur adalah candi yang diperkirakan mulai dibangun sekitar 824 M oleh Raja Mataram bernama Samaratungga dari Syailendra. Borobudur merupakan bangunan candi yang sangat megah. Tidak dapat dibayangkan bagaimana nenek moyang kita membangun Borobudur yang demikian berat dapat berdiri kokoh dengan tanpa perlu memakukan ratusan paku bumi untuk mengokohkan pondasinya, tak terbayangkan pula bagaimana batu-batu yang membentuk Borobudur itu dibentuk dan diangkut ke area pembangunan di atas bukit. Bahkan dengan kecanggihan yang ada pada masa kini, sulit membangun sebuah candi yang mampu menyamai candi Borobudur. Borobudur juga mengadopsi Konsep Fraktal. Fraktal adalah bentuk geometris yang memiliki elemen-elemen yang mirip dengan bentuknya secara keseluruhan. Candi borobudur sendiri adalah stupa raksasa yang di dalamnya terdiri dari stupa-stupa lain yang lebih kecil. Terus hingga ketidakberhinggaan. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur benar-benar bangunan yang luar biasa.
Quote:
Kapal Jung Jawa: Teknologi kapal raksasa


Jauh sebelum Cheng Ho dan Columbus, para penjelajah laut Nusantara sudah melintasi sepertiga bola dunia. Meskipun sejak 500 tahun sebelum Masehi orang-orang China sudah mengembangkan beragam jenis kapal dalam berbagai ukuran, hingga abad VII kecil sekali peran kapal China dalam pelayaran laut lepas. Dalam catatan perjalanan keagamaan I-Tsing (671-695 M) dari Kanton ke Perguruan Nalanda di India Selatan disebutkan bahwa ia menggunakan kapal Sriwijaya, negeri yang ketika itu menguasai lalu lintas pelayaran di ”Laut Selatan”.Pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit 1645 menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. "Mereka mengaku keturunan Jawa," kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.Berdasarkan relief kapal di Candi Borobudur membuktikan bahwa sejak dulu nenek moyang kita telah menguasai teknik pembuatan kapal. Kapal Borobudur telah memainkan peran utama dalam segala hal dalam bahasa Jawa pelayaran, selama ratusan ratus tahun sebelum abad ke-13. Memasuki abad ke-8 awal, kapal Borobudur digeser oleh Jung besar Jawa, dengan tiga atau empat layar sebagai Jung. Kata "Jung" digunakan pertama kali dalam perjalanan biksu Odrico jurnal, Jonhan de Marignolli, dan Ibn Battuta berlayar ke Nusantara, awal abad ke-14, mereka memuji kehebatan kapal Jawa raksasa sebagai penguasa laut Asia Tenggara. Teknologi pembuatan Jung tak jauh berbeda dari karya kapal Borobudur; seluruh badan kapal dibangun tanpa menggunakan paku.Disebutkan, jung Nusantara memiliki empat tiang layar, terbuat dari papan berlapis empat serta mampu menahan tembakan meriam kapal-kapal Portugis. Bobot jung rata-rata sekitar 600 ton, melebihi kapal perang Portugis. Jung terbesar dari Kerajaan Demak bobotnya mencapai 1.000 ton yang digunakan sebagai pengangkut pasukan Nusantara untuk menyerang armada Portugis di Malaka pada 1513.
Quote:
Keris: kecanggihan teknologi penempaan logam



Teknologi logam sudah lama berkembang sejak awal masehi di nusantara. Para empu sudah mengenal berbagai kualitas kekerasan logam. Keris memiliki teknologi penempaan besi yang luar biasa untuk ukuran masyarakat di masa lampau. Keris dibuat dengan teknik penempaan, bukan dicor. Teknik penempaan disertai pelipatan berguna untuk mencari kemurniaan besi, yang mana pada waktu itu bahan-bahan besi masih komposit dengan materi-materi alam lainnya. Keris yang mulanya dari lembaran besi yang dilipat-lipat hingga kadang sampai ribuan kali lipatan sepertinya akan tetap senilai dengan prosesnya yang unik, menarik dan sulit. Perkembangannya teknologi tempa tersebut mampu menciptakan satu teknik tempa Tosan Aji ( Tosan = besi, Aji = berharga).Pemilihan akan batu meteorit yang mengandung unsur titanium sebagai bahan keris, juga merupakan penemuan nenek moyang kita yang mengagumkan. Titanium lebih dikenal sebagai bahan terbaik untuk membuat keris karena sifatnya ringan namun sangat kuat. Kesulitan dalam membuat keris dari bahan titanium adalah titik leburnya yang mencapai 60 ribu derajat celcius, jauh dari titik lebur besi, baja atau nikel yang berkisar 10 ribu derajat celcius. Titanium ternyata memiliki banyak keunggulan dibandingkan jenis unsur logam lainnya. Unsur titanium itu keras, kuat, ringan, tahan panas, dan juga tahan karat.Unsur logam titanium baru ditemukan sebagai unsur logam mandiri pada sekitar tahun 1940, dan logam yang kekerasannya melebihi baja namun jauh lebih ringan dari besi. Dalam peradaban modern sekarang, titanium dimanfaatkan orang untuk membuat pelapis hidung pesawat angkasa luar, serta ujung roket dan peluru kendali antar benua.
Quote:
Si Gale gale: Teknologi Robot tradisional Nusantara



Orang Toba Batak Sumatra utara pada zaman dahulu sudah bisa membuat robot tradisional yang dikenal dengan sebutan si gale-gale. Boneka ini menguasai sistem kompleks tali yang dibuat sedemikian rupa. Melalui tali yang ditarik ulur inilah boneka itu dapat membungkuk dan menggerakan “tangannya” sebagai mana layaknya orang menari.Menurut cerita, Seorang Raja dari Suku Karo di Samosir membuat patung dari kayu untuk mengenang anak satu-satunya yang meninggal dunia. Patung kayu tersebut dapat menari-nari yang digerakkan oleh beberapa orang. Sigale - gale dimainkan dengan iringan musik tradisional khas Batak.Boneka yang tingginya mencapai satu setengah meter tersebut diberi kostum tradisional Batak. Bahkan semua gerak-geriknya yang muncul selama pertunjukan menciptakan kesan-kesan dari contoh model manusia. Kepalanya bisa diputar ke samping kanan dan kiri, mata dan lidahnya dapat bergerak, kedua tangan bergerak seperti tangan-tangan manusia yang menari serta dapat menurunkan badannya lebih rendah seperti jongkok waktu menari.Si gale-gale merupakan bukti bahwa nenek moyang kita sudah dapat membuat boneka mekanikal atau robot walau dalam bentuk yang sederhana. Robot tersebut diciptakan untuk dapat meniru gerakan manusia.
Quote:
Pengindelan Danau Tasikardi, Banten : Kecanggihan Teknologi Penjernihan Air



Nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Sekitar abad ke-16-17 Kesultanan Banten telah membangun Bangunan penjernih air untuk menyaring air yang berasal dari Waduk Tasikardi ke Keraton Surosowan. Proses penjernihannya tergolong sudah maju. Sebelum masuk ke Surosowan, air yang kotor dan keruh dari Tasik Ardi disalurkan dan disaring melalui tiga bangunan bernama Pengindelan Putih, Abang, dan Emas. Di tiap pengindelan ini, air diproses dengan mengendapkan dan menyaring kotoran. Air selanjutnya mengalir ke Surosowan lewat serangkaian pipa panjang yang terbuat dari tanah liat dengan diameter kurang lebih 40 cm. Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.Danau Tasik Ardi sendiri merupakan danau buatan. Sebagai situs sejarah, keberadaan danau ini adalah bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu. Untuk ukuran saat itu, membuat waduk atau danau buatan untuk mengairi areal pertanian dan memenuhi kebutuhan pasokan air bagi penduduk merupakan terobosan yang cemerlang.
Quote:
Karinding: Teknologi pengusir hama dengan gelombang suara



Ternyata nenek moyang dan leluhur kita mempunyai suatu alat musik tiup tradisional yang berfungsi sebagai hiburan sekaligus pengusir hama. Alat musik dari Sunda ini terbuat dari pelepah kawung atau bambu berukuran 20 x 1 cm yang dipotong menjadi tiga bagian yaitu bagian jarum tempat keluarnya nada (disebut cecet ucing atau ekor kucing), pembatas jarum, dan bagian ujung yang disebut panenggeul (pemukul). Jika bagian panenggeul dipukul, maka bagian jarum akan bergetar dan ketika dirapatkan ke rongga mulut, maka akan menghasilkan bunyi yang khas. Alat ini bukan cuma untuk menghibur tapi juga ternyata berfungsi mengusir hama di kebun atau di ladang pertanian. Suara yang dihasilkan oleh karinding ternyata menghasilkan gelombang low decibel yang menyakitkan hama sehingga mereka menjauhi ladang pertanian.Frekuensi suara yang dikeluarkan oleh alat musik tersebut menyakitkan bagi hama tersebut, atau bisa dikatakan frekuensi suaranya melebihi dari rentang frekuensi suara hama tersebut, sehingga hama tersebut akan panik dan terganggu konsentrasinya.





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8746350

Sabtu, 28 Mei 2011

Berkat Satelit 17 Piramida Baru Ditemukan



Arkeolog asal University of Albaman, di Birmingham, Dr Sarah Parack dan timnya berhasil menganalisis gambar yang diambil dari satelit yang mengorbit 700 km diatas bumi, mengidentifikasi menggunakan pencitraan inframerah untuk menyorot bahan yang berbeda di bawah permukaan, yang diduga adalah 17 piramida yang hilang.

http://i.okezone.com/content/2011/05/26/56/461294/3o0eV9r1xc.jpg

Tidak hanya itu saja satelit itu juga memindai 1.000 makam dan lebih dari 3.000 pemukiman kuno, yang sebelumnya memang sudah dilakukan penggalian awal sebelumnya.

Dilansir melalui BBC, satelit dengan pencitraan inframerah mampu membedakan antara batu bata lumpur Mesir kuno digunakan untuk membangun struktur dan tanah dan bumi. Batu bata lumpur tersebut lebih padat daripada tanah sekitarnya.

http://joeylakey.com/b/wp-content/plugins/rss-poster/cache/9a453__52945733_satellite-image-of-pyramid_highlight.jpg

Penginderaan satelit untuk melacak benda bersejarah bisa dilakukan lantaran warga mesir kuno membangun rumah-rumah yang terbuat dari bata lumpur. Struktur bangunan pun padat sehingga bentuk lancip rumah serupa piramida mudah terdeteksi.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2011/05/25/article-1390667-0C4121A200000578-327_634x431.jpg

"Ini merupakan situs yang dekat dengan permukaan. Ada ribuan lainnya yang tertutup oleh endapan lumpur Sungai Nil," kata Sarah.




sumber :http://haxims.blogspot.com/2011/05/berkat-satelit-17-piramida-baru.html

Penemuan Jam Swiss di Kuburan Berumur 400 Tahun



http://2.bp.blogspot.com/_qKU0mbcS6dY/TEeJT5U9Y1I/AAAAAAAAADg/EjFm2po3ELU/s320/swiss-watch.jpg


Sekelompok arkeolog dan dua orang jurnalis sedang membuat film dokumenter di sebuah lokasi kuburan di kota Shangsi, Cina. Namun di tempat itu mereka menjumpai sebuah penemuan yang luar biasa aneh. Mereka menemukan sebuah cincin batu berbentuk Jam Swiss.

Yang membuat penemuan itu menjadi aneh adalah karena kuburan itu adalah sebuah kuburan yang berasal dari Zaman Dinasti Ming dan diperkirakan telah berusia 400 tahun.

"Ketika kami berusaha memindahkan tanah yang menutupi peti mati, sebuah pecahan batu tiba-tiba jatuh ke tanah dengan suara benturan seperti logam." Kata Jiang Yanyu, bekas kurator Guangxi autonomous region museum.

"Kami mengambil obyek itu dan menemukan ternyata benda itu adalah sebuah cincin. Setelah membersihkannya dari tanah yang menutupinya, kami terkejut ketika kami melihat benda tersebut berbentuk persis seperti sebuah jam swiss.

"Waktu pada jam itu menunjukkan pukul 10:06. Dan yang luar biasa adalah, pada bagian belakang benda itu, tertulis 'Swiss'," Tulis koran Poeple's daily.

Para ahli lokal menjadi sangat bingung karena mereka mempercayai bahwa kuburan tersebut tidak pernah tersentuh oleh manusia sejak pembangunannya 400 tahun yang lalu. Saat ini mereka sedang menunggu para ahli dari Beijing untuk membantu menyingkap rahasia tersebut.




sumber :http://haxims.blogspot.com/2011/05/penemuan-jam-swiss-di-kuburan-berumur.html

Rabu, 25 Mei 2011

arkeologi Arkeolog Temukan Tambang Baja Berusia 12 Ribu Tahun



Para arkeolog telah menemukan sebuah tambang baja oksid berusia 12 ribu tahun di Chile, yang merupakan bukti tambang tertua yang pernah ditemukan.

Laporan yang akan dipublikasikan dalam jurnal Current Anthropology menungkap bahwa tim peneliti yang dipimpin oleh Diego Salazar dari Universidad de Chile, menemukan tambang sedalam 40 meter di kota pantai Taltal, selatan Chile.


Tambang tersebut digali oleh orang-orang Huentelauquen, yang pertama menempati wilayah tersebut. Demikian seperti yang dikutip oleh Eurika Alert.

Orang-orang Huentelauquen menggunakan baja oksid untuk mewarnai batu dan tulang yang dijadikan aksesoris mereka. "Mungkin juga untuk mewarnai tubuh dan pakaian mereka," ungkap para peneliti.

"Ini membuktikan bahwa pertambangan sudah dikenal sejak lama, dan membutuhkan kemampuan khusus," tulis Salazar di Current Anthropology.

Sekira 700 kubik meter dan 2 ribu ton batu digali dari tambang tersebut. Usia karbon yang ditemukan pada arang kayu dan kerang dalam tambang tersebut mengisyaratkan kalau situs tersebut berusia 12 ribu tahun, yang kemudian digunakan kembali sekira 4.300 tahun yang lalu.

"Eksploitasi lebih dari seribu tahun pada tambang tersebut, mengindikasikan pengetahuan mengenai lokasi, zat yang terkandung di dalamnya, serta teknik penggaliannya, sudah diwariskan selama berabad-abad oleh masyarakat Huentelauquen," tulis pihak peneliti.

Sebelum penemuan ini, sebuah tambang tembaga kuno juga ditemukan di wilayah Amerika Utara yang berusia sekira 4.500 tahun.



sumber :http://www.apakabardunia.com/2011/05/arkeolog-temukan-tambang-baja-berusia.html

Legenda Harta Karun El Dorado



El Dorado sempat menjadi impian pemburu harta karun. Bayangan tentang sebuah kota yang penuh emas. Namun selama ratusan tahun, tak satu ekspedisi pun yang berhasil membuka tabir misterinya. Apakah El Dorado hanya sebuah dongeng? Ataukah ia benar-benar ada?

Legenda El Dorado memancing rasa penasaran. Sejumlah penelitian sejarah atau penelitian pribadi dilakukan untuk mengungkap misteri yang meliputinya. Bayangan tentang emas dan permata berharga yang terkubur di suatu tempat di pedalaman Amerika Selatan itu tetap hangat dibicarakan.

http://schaver.files.wordpress.com/2009/10/dorado5.jpg

Satu-satunya pijakan untuk mengungkap rahasia besar itu adalah legenda yang tersiar sejak lima ratus tahun lalu. Tentang suku Chibcha, sub suku Indian Amerika Selatan yang sangat memuja Dewa Matahari. Mitologi kuno mereka yang dilansir orang-orang Spanyol menyebutkan bahwa pemujaan ini berkaitan dengan sejumlah persembahan harta berharga seperti emas dan batu permata.

Orang-orang Chibcha menganggap emas adalah anugerah dari Dewa Matahari dan selayaknya dipersembahkan kembali kepada sang Dewa. Lalu kisah yang menyeruak dari mulut ke mulut menyebutkan bahwa pemujaan tersebut membuat suku-suku Chibcha melebur emas sebagai perisai bagi bangunannya. Sehingga kuil-kuil pemujaan mereka disebut dilapis lempeng emas. Namun tak ada bukti yang tersisa dari perkiraan ini.

http://www.toptenz.net/wp-content/uploads/2009/08/Muisca_raft_Legend_of_El_Dorado_Offerings_of_gold.jpg

Kisah ini mirip dengan legenda dalam bahasa Omagua yang diketahui sebagai Indian Tupi-Guyana di teritori antara Brasil dan Guyana. Mereka percaya pada legenda El Dorado berkaitan dengan emas. Namun penjelajah sering menafsir El Dorado mengacu pada sebuah kota emas. Dan dalam peta kuno mereka terdapat sebuah nama El Dorado yang lokasi persisnya tidak jelas.
Sebuah Mitologi
Dalam kepercayaan kuno Chibcha ada disebutkan soal Dewi penunggu danau suci. Selain pemujaan terhadap Dewa Matahari, pemujaan dewi air suci ini juga sangat populer di kalangan Indian itu di masa lalu.

Kisah tentang Dewi ini bermula dari mitologi tentang seorang istri kepala suku Chibcha di masa awal. Karena dituduh melakukan suatu pelanggaran "hukum" perempuan yang merasa benar itu kemudian bunuh diri dengan melompat ke dalam sebuah danau.

Kemurnian hatinya ternyata terbukti dan ia pun bertransfromasi menjadi seorang dewi.Maka sang Dewi ini pun menjadi penunggu danau suci --yang dalam perkamen tua dikenal sebagai Danau Guatavita.

Pemujaan terhadap Dewi Guatavita ini kemudian menjadi ceremoni satu tahun sekali. Di puncak upacara tersebut, seluruh tubuh kepala suku Chibcha akan dilabur dengan getah kemudian dilapisi dengan serbuk emas. Dari kepala hingga ujung jari kaki. Lewat ritual tertentu, kepala suku kemudian diarak menuju danau. Dari sana ia akan dinaikkan ke rakit hingga ke tengah danau. Tiba di tengah danau kepala suku akan terjun ke air dan membasuh tubuhnya hingga bersih. Saat ritus ini dilakukan, barisan upacara yang mengiringinya akan melemparkan sejumlah persembahan emas dan permata ke dalam danau.

Inilah yang disebut sebagai upacara orang emas yang dalam bahasa Muisca (Chibcha) disebut sebagai El Dorado. Benarkah legenda ini?

Sebuah laporan bertahun 1962 menyebutkan tentang penemuan spektakuler dua petani. Di suatu desa dekat Bogota (ibukota Colombia sekarang) mereka menemukan sebuah liang gua yang sangat kecil. Penasaran, kedua petani ini kemudian masuk ke dalamnya dan mereka menemukan emas! Emas temuan mereka ini berupa artefak berbentuk rakit miniatur dengan delapan pendayung dan seorang kepala suku yang terbuat dari emas.

Kedelapan pendayung ini duduk membelakangi sang kepala suku. Inilah salah satu bukti kuat tentang legenda El Dorado yang berhasil ditemukan.

Namun impian tentang emas yang melimpah di El Dorado, tak pernah ditemukan hingga kini. Walau Danau Guatavita tercantum di peta, deskripsinya itu tidak sesuai dengan perkamen kuno tentang danau suci Guatavita yang sesungguhnya. Konon danau suci itu terdapat di antara pegunungan Andes, di dalam sebuah gua yang kini sudah tertutup di dekat Bogota. Seluruh upaya pencarian tidak membuahkan hasil. Terkadang misteri memang bukan untuk diungkap!





sumber :http://terselubung.blogspot.com/2010/05/legenda-harta-karun-el-dorado.html

Minggu, 22 Mei 2011

10 Monumen Misterius di Dunia



1. Apocalypse

Photobucket

Pada sebuah bukit tandus di timur laut Georgia berdiri salah satu monumen di dunia yang paling aneh dan misterius. Tapi itu tidak diciptakan selama zaman kuno. Dikenal sebagai 'Georgia Guidestones', struktur batu dengan tinggi 16 meter, lempeng granit 20 ton dipoles dan tertulis dalam delapan bahasa.

2. Lake Michigan Stonehenge.

Photobucket

Para peneliti cukup terkejut ketika mereka menemukan apa yang tampak sebagai struktur kuno seperti Stonehenge 40 meter di bawah permukaan air di Danau Michigan.

3. Underwater Ruins in Japan.

Photobucket

Di pantai selatan Yonaguni, Jepang, reruntuhan terletak terendam, diperkirakan sekitar 8.000 tahun. Tempat ini ditemukan pada tahun 1995 oleh seorang penyelam yang menyimpang terlalu jauh dari pantai Okinawa dengan kamera di tangan.

4. Submerged Wonders of Alexandria, Egypt.

Photobucket

Lepas pantai Alexandria, kota dari Alexander Agung (Iskandar Zulkarnain, sepupu Nabi Khidir), apa yang diyakini tidak adanya reruntuhan kerajaan Cleopatra. Hal ini diyakini bahwa gempa bumi lebih dari 1.500 tahun yang lalu membuat bangunan ini jatuh ke laut, bersama dengan artefak, patung-patung dan bagian lain dari istana Cleopatra.

5. The Mysterious Stones of Baalbek.

Photobucket

Kuil terbesar Romawi yang pernah berdiri, ditemukan reruntuhannya yang bukan dibangun di Yunani atau Roma, tetapi di Baalbek, Libanon. Tak seorang pun tahu apa yang membuat situs ini begitu istimewa di Roma, untuk mendorong mereka untuk membangun, memindahkan dan merakit blok batu begitu banyak.

6. Easter Island.

Photobucket

Easter Island, juga dikenal sebagai Rapa Nui di Samudra Pasifik Tenggara, yang paling terkenal dengan patung-patung yang monumental yang dibuat oleh orang-orang Rapanui. Beratnya sekitar 86 ton, yang menggambarkan betapa besar prestasi orang-orang Rapanui yang telah menciptakan dan memindahkan mereka.

7. Stonehenge.

Photobucket

Salah satu monumen yang terkenal dunia mungkin adalah Stonehenge, terletak di daerah Wiltshire Inggris. Meskipun teori dan spekulasi bermunculan, tidak ada yang tahu apa tujuan awal monumen prasejarah dan tetap menjadi salah satu misteri terbesar dunia.

8. Machu Picchu.

Photobucket

Machu Picchu adalah kota paling lestari nan indah dari Kekaisaran Inka, berada di dataran tinggi di Andes Peru, di gunung yang curam dengan permukaan yang hampir rata.

9. Great Zimbabwe Ruins.

Photobucket

Sedikit orang tahu bahwa negara Afrika modern, Zimbabwe, terdapat reruntuhan batu, terletak di pedesaan. The Great Zimbabwe Ruins adalah beberapa struktur tertua dan terbesar di Afrika Selatan.

10. Peru’s ChavĂ­n de Huantar Ruins.

Photobucket

Meskipun tidak setenar di reruntuhan Machu Picchu, reruntuhan Chavan Huantar Peru juga merupakan warisan menarik. Begitu jelas, mengapa budaya Chavan telah menghilang, meskipun beberapa masyarakat sekitar percaya bahwa reruntuhan Huantar Chavan memberikan petunjuk tentang mengapa beberapa peradaban menghilang.






sumber :http://terselubung.blogspot.com/2011/05/10-monumen-misterius-di-dunia.html