Sabtu, 12 Desember 2009

Manusia Jawa Adalah Nenek Moyangnya Manusia Modern !!!





Penggalian Manusia Purba

Darimanakah manusia berasal…?? Suku Maori (suku asli Selandia Baru) menganggap dahulu langit dan bumi menyatu. Semesta diselimuti gelap gulita. Manusia adalah hasil dari pemisahan langit dan bumi karena ulah putra bumi dan langit yang menginginkan cahaya dan mengerahkan kekuatannya untuk memisahkan ayah dan ibunya. Sehingga manusia yang tadinya berada di dalam kegelapan mulai terlihat. Sementara dalam dongeng Jerman, dewa langit dan dewa lainnya suatu hari sedang berjalan-jalan di tepi pantai. Pada suatu gundukan pasir mereka melihat dua buah pohon dan merubahnya menjadi manusia.





Lalu ketika zaman berganti, muncul pula Darwin dengan teori evolusi yang mengatakan manusia berasal dari kera. Teori ini perlahan mulai diterima manusia. Banyak orang berpendapat manusia adalah hasil dari suatu perubahan genetik selama berjuta-juta tahun dari suatu sosok makhluk hidup yang bernama kera.

Namun sama halnya dengan dongeng-dongeng yang diceritakan pada awal kisah tadi, orang-orang mulai bertanya, darimanakah atau dimanakah tepatnya awal dari proses evolusi itu terjadi…?

Manusia dari Eropa..?

Pilot Chesley

Di abad-abad terakhir ini, orang beranggapan, benua Eropa adalah tempat berasalnya manusia. Hal ini bukannya tidak beralasan. Di eropa bagian barat banyak ditemui tempat-tempat peninggalan prasejarah. Di kurun waktu 1823 hingga 1925 ada sekitar 116 peristiwa penemuan tulang belulang manusia purba. Di antaranya ada ditemukan tulang kera yang berubah menuju bentuk manusia. Namun tetap aja, itu tulang-tulang kera. Sementara sisa-sisa zaman batu (telah melewati masa evolusi), kurang lebih ada 236 peristiwa penemuan di seluruh Eropa.

Lalu di Prancis pada tahun 1856, ditemukan fosil manusia kera. Fosil itu dianggap sebagai fosil terlama yang ditemukan di masa itu. Maklumlah, saat itu riset yang dilakukan di Asia dan Afrika belum memberikan hasil yang maksimal. Jadi, bisa disimpulkan, Eropa lah tempat awal terjadinya proses evolusi itu. Apalagi para ilmuwan di Eropa saat itu tampaknya lebih memilih tempat tinggalnya sebagai tempat asal muasal manusia dan mengenyampingkan kemungkinan-kemungkinan geografis benua lain yang mungkin lebih unggul seperti Asia dan Afrika.

Eugene Dubois

Eugene Dubois

Namun pada akhir abad 19, seorang berkebangsaan Belanda bernama Eugene Dubois (1858-1940), berhasil menghadirkan penemuan yang luarbiasa di sini, di Indonesia. Eugene dan penemuannya adalah orang yang pertamakali menentang teori manusia pertama berasal dari Eropa.

Eugene Dubois adalah seorang dokter penganut setia teori evolusi milik Darwin. Dokter muda ini memiliki semangat luarbiasa hingga mampu menutupi (lebih tepatnya menemukan) kekosongan proses evolusi antara kera ke manusia. Ia percaya di Asia pasti ditemukan fosil yang lebih tua dari eropa.

Pada tahun 1887 dengan hati yang menggebu-gebu dokter Belanda ini datang ke pulau Jawa. Eugene bekerja pada sebuah rumah sakit. Pada waktu senggang ia tak segan-segan merogoh koceknya untuk menyewa 50 orang tahanan pribumi dan bersama-sama berjalan menyusuri tepi kiri dan kanan Bengawan Solo sambil meneliti lokasi potensial yang mungkin menyimpan tulang belulang manusia purba.

Siapa menyangka, pekerjaan yang nyaris tak mungkin itu membuahkan hasil. Dokter muda yang basicnya bukan seorang arkeolog ini, mendapatkan hasil yang menggemparkan dunia. Suatu hari di tahun 1890 di suatu lokasi di sekitar Bengawan Solo (daerah Sangiran), Eugene dan teman-temannya menemukan sepotong kerangka rahang atau geraham manusia purbakala.

Kemudian setahun berikutnya (1891) di kampung Trinil-Solo, mereka kembali menemukan batok kepala atau tengkorak manusia purbakala yang mencirikan kera. Selanjutnya di tahun 1892, kelompok Eugene menemukan tulang kaki manusia purba yang mirip kaki manusia modern. Dari bentuk tulang kaki itu, bisa disimpulkan pemilik tulang tersebut sudah bisa berjalan dengan kedua kakinya.

Setelah penemuan-penemuan itu Eugene mengambil kesimpulan, tengkorak atau batok kepala dan kaki itu adalah milik satu orang yang sama. Dan orang itu adalah nenek moyang dari manusia yang ada sekarang. Dengan kata lain, tulang belulang dari pertengahan mata rantai teori evolusi milik Darwin.

Pada tahun 1894 Eugene Dubois membuat semacam makalah yang berisi laporan hasil penelitiannya. Ia menamakan fosil itu sebagai “manusia kera yang berdiri” atau manusia Jawa. Belakangan, dunia arkeolog menyebutnya dengan Pithecanthropus Erectus. Setelah penemuan itu dipublikasikan, timbullah pertentangan yang hebat di kalangan para ilmuwan di masa itu. Teori manusia berasal dari daratan Eropa yang selama ini membuai para ilmuwan, seakan terbantah oleh penemuan yang luarbiasa dari Eugene Dubois.

Para ilmuwan yang mendukung teori manusia dari Eropa dibuat gelisah dan tak bisa duduk dengan tenang. Mereka pun menyatakan tidak percaya dengan penemuan Eugene dan mencurigainya. Beberapa di antara para ilmuwan malah berasumsi bahwa fosil yang ditemukan Eugene di Indonesia adalah sepotong tulang dari kera atau hewan sejenis. Sedangkan yang lainnya menganggap fosil itu adalah tulang belulang manusia cacat. Sayangnya, selain manusia Jawa temuan Eugene, tidak ada penemuan lain di benua Asia maupun benua Afrika. Akibatnya, di tengah kerasnya bantahan para ilmuwan Eropa, laporan Eugene lenyap. Sehingga teori yang dilontarkan Eugene hilang selama kurang lebih 30 tahun lebih.

Namun ternyata waktu juga yang berhasil menghalau kabut yang menutupi kebenaran teori Eugene. Seiring memasuki abad 20, makin banyak terjadi penemuan fosil manusia purba di sekitar kawasan tempat Eugene Dubois melakukan penggalian. Akhirnya, teori yang menyatakan manusia berasal dari Eropa, hanya tinggal cerita dongeng saja. Manusia Jawa yang diperkirakan hidup antara 700.000 hingga 1.200.000 tahun lalu, akhirnya diakui sebagai penemuan manusia purba yang berusia paling tua. Jerih payah Eugene Dubois dinilai sangat bermanfaat bagi perkembangan ilmu Arkeologi. Namanya serta penemuannya yang spektakuler, dicantumkan dalam buku sejarah.

Mungkin dalam dunia scient, orang beranggapan Afrika adalah daratan yang tertua. Namun penemuan Eugene dan teman-temannya di Indonesia, layak dihormati. Lagipula, belum ada penemuan sekaliber Eugene Dubois di Afrika hingga saat ini.

(berbagai sumber)

Sangiran, Gudang Fosil Purbakala Kelas Dunia

Sangiran, Surga Arkeologi

Sangiran adalah situs warisan dunia. Tidak ada yang dapat menyangkal hal itu. Di mata orang awam, Sangiran memang tidak sekondang Borobudur. Sebab utamanya berpulang ke daya tarik visual. Orang yang Borobudur sudah memenuhi benaknya dengan bayangan hal-hal aneh, megah atau menakjubkan. Sesampai di tujuan yang mereka lihat mungkin berbeda namun tidak berselisih jauh dari bayangan.

Calon pengunjung Sangiran dengan isi kepala serupa pasti akan kecewa. Peminat kepurbakalaan (utamanya pelajar-mahasiswa) pun kerap melihat situs yang namanya perkasa di peta evolusi ini ‘lebih ramai cerita ketimbang pentasnya’. Namun, tak dapat dipungkiri, tempat ini adalah gudangnya fosil purbakala sejak penemuan Eugene Dubois. Temuan fosil di situs Sangiran memiliki arti signifikan dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

Tapi jangan lupa, khususnya bagi Indonesia, ilmu yang membahas fosil-fosil itu kurang populer. Untuk mudahnya, bukan ilmu yang bisa (langsung) menghasilkan uang. Mayoritas dari kita, diakui atau tidak, bersekolah untuk mendapat pekerjaan, demi mengasapi dapur dan syukur-syukur bisa mengubah nasib. Bidang studi yang dijubeli calon mahasiswa hingga hari ini belum bergeser dari teknik, kedokteran, ekonomi dan hukum. Akibatnya apresiasi bagi situs Sangiran hanya sekadarnya.

Sangiran terletak 20-an km di utara Solo. Cara termudah untuk mengunjungi museum Sangiran adalah dengan naik sepeda motor. Bila memakai angkutan umum, dari terminal Tirtonadi, Solo, orang bisa naik bis jurusan Purwodadi (bis besar) atau Gemolong (bis 3/4). Bilang pada awak bis untuk turun di Kalijambe, di pertigaan ke Sangiran. Dari pertigaan ke museum dengan ojek.

Museum Sangiran dilengkapi dengan gedung pertunjukkan. Bila kuota peminat tercukupi, VCD “The Foot Print of Fore Fathers” akan diputar. Tayangan berdurasi 20 menit itu padat informasi. Pembentukan kubah Sangiran karena aktivitas Gunung Lawu purba, pelapukan karena hujan, terkelupasnya lapisan tanah, tereksposnya fosil, muncul berturut-turut di layar.

Di bagian kedua ada episode keluarga Pithecanthropus memburu Stegodon Trigonochepalus (gajah purba berkepala bentuk segitiga). Antara nonton VCD dan kunjungan ke museum mestinya satu paket. Urutannya pun tak boleh di balik. Menikmati VCD di sini untuk mengasah apresiasi. Setelah itu, sembari mengamati fosil-fosil di balik etalase, imajinasi akan lebih hidup(Harian : Global)




sumber :http://misteri-us.blogspot.com/2009/12/manusia-jawa-adalah-nenek-moyangnya.html

Jumat, 11 Desember 2009

Arsitektur Yang Terbuat Dari Batu Terbesar Yang Ada di Dunia !!! AMAZING ....





1. Great Sphinx of Giza (Egypt)



Sebuah patung singa dengan kepala manusia yang berdiri di Giza Plateau di tepi barat Sungai Nil, dekat Kairo zaman modern, adalah patung monolit terbesar di dunia.

2. Petra (Jordan)



Terletak di Araba, Ma'an Governorate, Jordan, dibangun di lereng gunung Hor dalam sebuah cekungan di antara pegunungan, lembah besar yang mengalir dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba dikenal dengan rock-cut arsitektur.

3. Mount Rushmore (USA)



Sebuah patung granit monumental terkenal yang diciptakan oleh Gutzon Borglum, Mount Rushmore terletak di United States Presidential Memorial yang menunjukkan 150 tahun pertama sejarah Amerika Serikat.


4. Leshan Giant Buddha (China)



Dibangun pada masa Dinasti Tang, Leshan Giant Buddha yang diukir dari sisi tebing yang terletak pada pertemuan dari sungai-sungai Minjiang, Dadu dan Qingyi di bagian selatan Provinsi Sichuan di Cina, dekat kota Leshan.

5. Mahabalipuram Shore Temple (India)



Dibangun di tepi Teluk Benggala di Mahabalipuram (India) pada awal abad ke-8 oleh Raja Pallava Rajasimha.

6. Abu Simbel (Egypt)



Satu set dari dua kuil di dekat perbatasan Mesir dengan Sudan, Abu Simbel ini dibangun untuk firaun Ramses II yang berkuasa selama 67 tahun selama abad ke-13 SM (19 Dinasti).

7. Dazu Rock Carvings (China)



Ukiran batu Dazu di Chongqing, Cina yang dipahat dari tebing, menampilkan lebih dari 5.000 patung dan lebih dari 100.000 karakter Cina dalam bentuk prasasti atau epigraphs.

8. Church of St. George (Ethiopia)



Gereja St George merupakan sebuah gereja monolitik di Lalibela , Region Amhara, Ethiopia. Gereja ini yang paling terkenal dan terakhir dibangun (awal abad ketiga belas) dari sebelas gereja-gereja yang ada di Lalibela, dan telah dinominasikan sebagai "Delapan Keajaiban Dunia".

9. Borobudor (Indonesia)





Secara resmi, Borobudur monumen Buddha Mahayana yang dibangun pada abad ke 9 di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Sebenarnya, candi ini jauh lebih tua dari itu. Kompleks Monumen persegi terdiri dari enam platform dan diatasnya terdapat tiga platform sirkular, dan dihiasi dengan 2.672 relief dan 504 patung Rama. Setiap dinding memiliki kisah-kisah kelahiran Buddha dan tokoh-tokoh lainnya. Sebuah kubah utama, yang terletak di tengah bagian atas panggung, dikelilingi oleh 72 Rama Citizens yang duduk di dalam stupa yang berlubang.

10. Cappadocia (Turkey)



Cappadocia terletak di bagian barat tengah Turki.

11. Bingling Temple (China)


Serangkaian Candi Bingling adalah serangkaian gua-gua yang penuh dengan patung Buddha yang diukir didalam gua-gua alami dan gua-gua di lembah di sepanjang Sungai Kuning.

12. Hypogeum of Hal-Saflieni (Malta)



The Hypogeum di Hal-Saflieni, Paola, Malta, adalah struktur bawah tanah yang dibangun pada masa Saflieni dalam Sejarah Malta.

13. Buddhas of Bamiyan (Afghanistan)


Patung Buddha Bamiyan adalah dua monumeni patung Buddha yang diukir di sisi sebuah jurang di lembah Bamiyan di wilayah Hazarajat pusat Afghanistan.

14. Mada'in Saleh (Saudi Arabia)



Terletak di bagian utara Hijaz (Arab Saudi modern), Mada'in Saleh - juga disebut Al-Hijr ("tempat berbatu-batu") - adalah sebuah kota kuno yang dihuni oleh Thamudis dan Nabateans dan kemudian dikenal sebagai Hegra.

15. Naqsh-e Rustam (Iran)



Naqsh-e Rostam adalah sebuah situs yang dipercaya oleh para arkeolog sebagai kuburan untuk Persepolis, di mana Akhemenid, Parthia dan Sassanid telah dimakamkan.

16. Crazy Horse Mountain Part II



17. Crazy Horse Mountain



Proyek monumen The Crazy Horse telah dikerjakan selama lebih dari 60 tahun. Setelah selesai, maka lebarnya akan 641 kaki (195 m) dan tinggi 563 kaki (172 m).

18. The Monolithic Temple (Ellora, India)



Kailash Temple terletak di Ellora dan diyakini bahwa bangunan tersebut dibangun pada waktu penggalian approx.

19. Sigiriya (Sri Lanka)



Sigiriya (Lion's rock) adalah batuan kuno yang terbuat dari reruntuhan benteng dan istana yang terletak di pusat Kabupaten Matale Sri Lanka.



sumber :http://haxims.blogspot.com/2009/12/arsitektur-yang-terbuat-dari-batu.html

Selasa, 08 Desember 2009

Misteri-misteri di jaman prasejarah Indonesia




Makhluk2 misteri sperti Hobbit dan Raksasa juga ditemukan bekas-bekasnya di Indonesia....

Tidak percaya, baca postingan di bawah ini :

I. Misteri manusia raksasa MEGANTHROPUS ERECTUS



Tulang paha Meganthropus

Fossil manusia raksasa yang berukuran tinggi 2,1 - 3,7 meter telah ditemukan di Sangiran pada tahun 1942 oleh Von Koenigswald. Meskipun sejaman dengan Homo Erectus lain seperti Homo Soloensis yang mendiami wilayah tepian Bengawan Solo, keberadaannya belum dapat dijelaskan. Bahkan nama latin spesies ini masih diperdebatkan mau merujuk ke genus mana dalam sistem taksonomi. Peralatan yang digunakan juga berukuran besar.



Perbandingan besar tengkorak kepala beberapa spesies manusia

II. Misteri Manusia Hobbit di Pulau Komodo

Ilmuwan telah menemukan kerangka-kerangka manusia yang menyerupai hobbit (manusia kerdil di Film/Novel Lord of The Ring) yang ukurannya tidak lebih besar dari anak usia 3 tahun di sebuah gua. Manusia kerdil yang memiliki tengkorak seukuran segerombol anggur, hidup dengan gajah purba dan komodo di pulau terpencil di Indonesia sekitar 18.000 tahun yang lalu.

Kerangka yang ditemukan adalah milik seorang wanita dengan tinggi 1 meter, berat sekitar 25 kilogram dan berumur sekitar 30 tahun ketika meninggal 18.000 tahun yang lalu.

Ini adalah temuan spektakuler dan yang paling ekstrim yang pernah diberitakan !!!! Bagaimana tidak? Spesies ini telah mendiami pulau komodo pada masa di mana manusia modern (homo sapiens) juga telah ada di Indonesia (95.000 - 13.000 tahun yang lalu).

Selain menemukan kerangka, ilmuwan juga menemukan peralatan batu seperti pisau, alat pelubang, alat pemotong untuk berburu stegedon (gajah purba).

Banyaknya spesies manusia yang tidak saling berhubungan dalam rantai evolusi menimbulkan tanda tanya, ada berapa jenis makhluk menyerupai manusia yang hidup di Jaman Prasejarah Indonesia... dan mengapa mereka punah tanpa meninggalkan keturunan.

Bila mereka bukan manusia kenapa mereka berkelakuan seperti manusia, yang mampu membuat peralatan dari batu dan tulang, memasak menggunakan tungku api....


Makanan Manusia Purba di Indonesia adalah Dinosaurus
Orang-orang purba yang mendiami wilayah Sumatra telah melukiskan sesosok makhluk dengan jengger yang memiliki ekor dan leher yang panjang. Beberapa makhluk ini menyerupai hadrosaurs. Dalam karyas seni purba ini digambarkan bahwa beberapa Corythosaurus sedang diburu oleh orang-orang purba di Indonesia.



Sumber: Art of Indonesia, Tibor Badrogi, 1973

Ini gambar ilustrasi Corythosaurus juaragan



Hal ini masih diperdebatkan ahli karena banyak yang beranggapan dinosaurus tidak hidup sejaman dengan manusia purba.....

lanjutan...
Quote:
Originally Posted by kimi mabok View Post
ada yg tau nggak taon berapa ratus indonesia meninggalkan masa prasejarah ? setau gw indonesia termasuk telat banget masuk masa sejarah karena terlambat mengenal baca tulis (cina, sumeria dll udah dari sekian ribu taon sm, indonesia abad ke setian m)2
kalau berdasarkan fakta penemuan artefak memang terlambat gan...
padahal fosil pithecanthropus erectus yang didapatkan di Sangiran, Jawa Tengah adalah termasuk fosil tertua yang berhasil ditemukan di muka bumi, meskipun para ahli menganggap bahwa nenek moyang manusia bukan berasal dari pithecantropus erectus tetapi berasal dari spesies lain di afrika sono.

padahal harusnya peradaban di Indonesia paling gak seumuran dengan bangsa2 sumeria, mesopotamia atau cina dengan menilik penemuan fosil2 yang sangat tua itu. mengingat di daerah2 tersebut atau yangwilayah yang bersekatan juga ditemukan fosil2 manusia purba yang umurnya sangat tua, meskipun lebih tua pithecanthropus erectus.

dengan ditemukannya fosil2 lain yang tidak dapat dijelaskan posisinya dalam proses evolusi dan kepunahan spesiesnya yang misterius, mungkinkah kalau di Indonesia dulunya terjadi bencana alam yang dahsyat sehingga melenyapkan peradaban tinggi yang mungkin dulu pernah ada ???
Seperti teori benua atlantis dulunya berada di wilayah Indonesia sekarang. Mengingat Indonesia berada di 2 lempeng benua yang rawan bencana gempa tektonik yang mampu menimbulkan tsunami dahsyat dan juga banyaknya bekas2 kawah besar seperti danau toba, lembah seputaran candi borobudur, danau kelimutu dan banyak yang lainnya menunjukkan bahwa dahulu kala pernah terjadi letusan2 gunung api yang dahsyat dan mampu menimbulkan gempa volkanik.



bekas kawah yang menjadi danau kelimutu



bekas kawah besar yang menjadi danau Toba



candi borobudur yang dipercaya berada di bekas kawas super volcano terbesar di dunia !!!

melihat bekas2 alam di atas sangat mungkin bila pernah terjadi bencana dahsyat di wilayah Indonesia dahulu kala. Kalaupun ada peradaban tinggi yang lenyap akibat bencana tersebut, masih misteri. kalaupun ada bukti gw yakin terpendam jauh di bawah tanah sono karena dahsyatnya bencana.

Coba kita lihat tabel perbandingan fosil2 dari spesies Homo yang ditemukan di seluruh belahan bumi sebagai berikut :



Tampak fosil pithecanthropus erectus (homo erectus) yang ditemukan di Trinil dan Sangiran, Jawa Tengah menempati posisi tertua bersama2 fosil serupa yang ditemukan di China, setelah homo habilis yang ditemukan di africa.

Bila kecepatan proses evolusi intelejensia (kecerdasan) berlangsung linier dan sama secara merata pada tiap2 spesies manusia purba yang sama, harusnya manusia purba di nusantara meninggalkan jaman prasejarah setidaknya pada waktu yang tidak terlalu jauh dengan saudara-saudaranya di afrika dan china.

pertanyaan yang menggelitik adalah:
bila hipotesa di atas benar, kenapa tidak ditemukan bukti2 penemuan arkaelogi yang mendukung? malahan berdasarkan bukti2 sejarah, kerajaan tertua di nusantara ternyata malahan terdapat di Kutai, Kalimantan yaitu kerajaan Martadipura (400M)... bukannya di Jawa Tengah di mana ditemukan fosil homo erectus di atas.
Kerajaan yang tertua di Jawa Tengah baru ada sekitar 240 tahun kemudian yaitu Kerajaan Hindu Kalingga (640 M).

Apakah penduduk pribumi nusantara ini punah akibat berakhirnya jaman es yang menciptakan pulau2 seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan dan pulau kecil lainnya?



Ataukah mereka berakulturasi dengan pendatang dari Dongson, Vietnam? Ataukah musnah akibat bencana alam lain seperti tsunami atau letusan gunung berapi?




sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1638865

Senin, 07 Desember 2009

Rahasia-Rahasia Besar Milyuner Bisnis Internet

Pebisnis internet yang sukses dan menghasilkan duit milyaran dari internet bukan karena beruntung. Tapi mereka menghasilkan uang melimpah karena mereka tahu rahasia bisnis internet. Rahasia-rahasia milyuner bisnis internet ini sangat berharga, yang kalau anda menerapkannya, anda kemungkinan besar pasti sukses menjalani bisnis internet
Dalam posting kali ini, rahasia-rahasia besar para milyuner internet ini akan saya ungkap. Rahasia-rahasia ini yang membuat para pebisnis sukses menghasilkan banyak sekali uang dari internet, bisa kerja kapan saja, dan bermandikan kebahagiaan setiap hari bersama orang-orang yang dicintainya.
Dengarkan baik-baik rekan-rekan pembaca setia blog JokoSusilo.com…
Saya harap, setelah anda membaca postingan artikel ini, anda jadi tahu apa yang harus segera anda lakukan, meng-ACTION-kannya, dan mulai mendapatkan keuntungan sampai kemudian menyusul saya menjadi milyuner internet berikutnya.
Oke. Sekarang silakan lanjutkan membaca di bawah ini untuk mengetahui bagaimana milyuner internet melakukan apa yang dia tahu—meski sedikit—namun dia tetap mampu membuatnya sukses luar biasa. Serta jangan lupa nanti kita diskusikan pada bagian komentar.
Mari kita mulai kuak rahasia milyuner internet…
Rahasia pertama milyuner internet tahu bahwa strategi bisnis internet seharusnya menjadi pondasi dari perencanaan bisnis. Oleh karena itu sangat penting memiliki strategi marketing dan bukan sekedar tahu teknis melakukan promosi.
Contohnya, misalkan anda memilih tidak menggunakan beriklan PPC dan memilih promosi gratis dengan pertimbangan anda baru memulai bisnis internet, sehingga perlu mengenal lebih dalam soal bisnis internet. Nah, itu yang disebut sebagai strategi bisnis internet. Artinya, anda punya alasan yang kuat untuk memilih melakukan satu hal, dan tidak melakukan yang lain.
Rahasia kedua pebisnis internet yang berhasil sampai kemudian menjadi milyuner internet adalah sosok spesialis. Mereka punya fokus dalam menjual produk, memasarkan jasa, dan memilih ceruk pasar. Fokus itu yang membuat anda menjadi ahli dalam bidang tersebut, dan pelanggan tidak punya alasan untuk tidak memilih anda.
Rahasia ketiga milyuner internet adalah memiliki back-end produk yang terus mengalirkan uang. Memiliki back end produk berarti menambah pundi-pundi kekayaan yang anda miliki.
Rahasia keempat milyuner internet adalah senantiasa memperkuat brand. Baik personal brand maupun brand produk didorong terus agar makin kinclong.
Rahasia kelima milyuner internet adalah tidak bekerja seorang diri. Buat tim untuk aktivitas-aktivitas dalam bisnis internet anda.
Namun di luar itu semua, yang terpenting lagi milyuner internet memiliki semangat percaya diri dan percaya akan kualitas produknya. Mengutamakan ACTION dan pantang menyerah dalam menjalani aktivitas bisnisnya.


By Joko Susilo

Harta Karun "Ali Baba dan 40 Pencuri" Ditemukan di Turki









Disela-sela prosesi penggalian tanah untuk pondasi bakal bangunan unit kesehatan yang baru yang dilakukan bulan November kemarin di desa Sorakale, provinsi Mardin, Turki, ditemukan lumbung harta karun yang diduga berasal dari zaman kisah "Ali Baba dan 40 Pencuri".

Pada lumbung tersebut, didapatkan lebih dari 400 keping koin emas. Para arkeolog berpendapat, koin-koin tersebut berasal dari zaman dinasti-dinasti Islam seperti Ilkhan, Selcuk, dan Savavid.

Dikatakan oleh para arkeolog itu, tempat ditemukannya ratusan koin emas itu merupakan lumbung harta karun yang dikumpulkan dan dimiliki oleh sekelompok yang dikenal oleh sejarah dengan sebutan 40 orang pencuri.

Nehad Erdogan, Kepala Museum Provinsi Mardin menyatakan, beberapa artefak dan jenis harta karun lainnya juga ditemukan dalam penggalian itu.

Ditambahkan oleh Nehad, didekat desa Sorakale terdapat sebuah desa bernama Chalharami yang berasal dari bahasa Kurdi dan berarti "empat puluh pencuri". Dikisahkannya, desa Chalharami merupakan sarang para penyamun di masa silam. Mereka mengumpulkan harta curian mereka di desa tersebut, juga di desa Sorakale.

Kini, temuan harta karun tersebut menjadi koleksi Museum Privinsi Mardin.

Kawasan Mardin sendiri, yang terletak di pesisir selatan Turki, merupakan jalur dagang utama selama berabad-abad, yang lazim dilewati oleh para kafilah. Jalur tersebut merupakan bagian dari jalur sutera yang melegenda, yang menghubungkan antara Eropa, Anatolia (Asia Minor, sekarang Turki), Levantina (disebut juga Syam, sekarang meliputi Suriah, Lebanon, Yordania, dan Palestina), Timur Tengah, Arabia, Persia, Asia Tengah, hingga China.



sumber: http://haxims.blogspot.com/2009/12/harta-karun-ali-baba-dan-40-pencuri.html

Jumat, 04 Desember 2009

Fosil Kerbau Purba Raksasa ditemukan di Blora !





https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5NgGdY74vbf9O5AALnbjFJSCV-iQ6YW04NZS5szA65qm90opuJH0N9Ud2CqNZGJAArdJthrxQt8EVZGmIK_FD44PThg_Kq4iFP3Ps2fDxnVh2K0nxGSbEs7eUgBkpNOfJdAZ4rwNOkHQ/s320/fosil-kerbau-purba-tb.jpg




Seorang penggali pasir di Dukuh Singget, Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Blora, Jawa Tengah, menemukan fosil kerbau purba berukuran raksasa, Kamis (3/12/2009).

Fosil kerbau itu ditemukan di area penggalian pasir, tepian sungai Bengawan Solo, Blora. Penemuan tidak disengaja ini selanjutnya dilaporkan ke tim vertebrata dan paleontologi untuk diteliti lebih lanjut.

Fosil kepala kerbau yang hampir menyerupai batu ini, pertama kali ditemukan oleh Suparjan. Dia semula menduga, benda yang dia temukan adalah fosil gajah, seperti yang pernah ditemukan dalam kondisi utuh, beberapa waktu lalu.

Suparjan pun akhirnya mengangkat bagian tanduk dan tulang kepala fosil bernama latin bubalus palaeokarabau itu, dari lubang galian, dengan menggunakan linggis serta cangkul.

Tak pelak, temuan ini pun langsung menggemparkan warga dukuh ini. Mereka berbondong-bondong ingin melihat secara langsung temuan ilmiah ini. Warga setempat mengaku, baru kali ini melihat ukuran kerbau yang mempunyai tanduk hingga mencapai satu meter lebih. Selain tanduk terdapat pula sisa fosil yang belum tergali yang diduga tulang belakang dari hewan ini.




sumber :http://zonsnews.blogspot.com/2009/12/fosil-kerbau-purba-raksasa-ditemukan-di.html

Rabu, 02 Desember 2009

INILAH Pedang Pusaka Berusia 2000 Tahun !!!









Museum Provinsi Hubei, China, beberapa waktu lalu memamerkan pedang Goujian si penguasa Yue. “Pedang Nomer Wahid di Dunia” itu telah berusia 2.000 tahun lebih tapi masih tetap tajam dan tidak berkarat, namun yang dipertanyakan ialah bagaimana ia bisa muncul di dalam makam bangsawan China.

Sebenarnya ia sebagai hadiah perang Negara Chu ataukah berupa bawaan mas kawin selir penguasa Chu Shaowang? Semuanya masih serba misterius.

Usia 2.000 Tahun Masih Tajam dan Tak Berkarat

Menurut berita Hong.net, pada suatu senja Desember 1965, makam nomor 1 – Chu Gunung Jianglingwang – Provinsi Hubei sedang tegang-tegangnya dilakukan penggalian. Tatkala pekerja arkeologi dengan sangat hati-hati membuka peti mati si jenazah, secara tak terduga di sebelah kiri kerangka jenazah terlihat sebilah pedang perunggu yang masih terselip di dalam sarung pedang kayu yang dilapisi cat tersebut.



http://www.cultural-china.com/chinaWH/images/arbigimages/e01adf94d7641bd002f0d0edf786c8fe.jpg



Pada saat si petugas mencabut pedang itu dari sarungnya, diiringi seberkas sinar dingin yang agak meyilaukan mata, semua orang di tempat itu terperangah. Seorang petugas lainnya begitu kurang hati-hati jarinya luka tergores dan darah mengalir seolah tak mau berhenti. Seorang petugas lainnya lagi mencoba ketajamannya dengan 16 lapis kertas, begitu menggunakan sedikit tenaga, tumpukan kertas itu semuanya robek terpotong.

Pedang perunggu kemilau tersebut memiliki ukuran: panjang 55,7 cm, lebar 4,6 cm, dan panjang gagangnya 8,4 cm, ujung gagangnya berbentuk lempengan bulat yang pada lingkaran dalamnya terdapat 11 lajur lingkaran dengan pahatan halus, halusnya sampai-sampai ada yang menyerupai sehelai rambut.

Sword Grid (bagian pelindung tangan antara pegangan dan pedang), sedikit menonjol keluar yang pada sisi depannya terpasang butiran-butiran kristal biru terbingkai batu turkis, meski di dalam kegelapan memancarkan sinar adem yang misterius. Pada tubuh pedang terdapat tekstur hitam berbentuk berlian yang luar biasa indah.

Yang paling menggembirakan para pakar adalah pada bagian pelindung tangan terdapat grafir 2 baris aksara bergaya Niaozhuan. Jumlah aksara itu ada 8 buah, pakar di lokasi situs kala itu hanya bisa mengungkap 6 aksara diantaranya yakni: “Yue Wang Zhi Zuo Yong Jian = pedang bikinan sendiri milik raja Yue”.

Wakil kepala bagian umum museum Provinsi Hubei, Wan Quanwen mengatakan, “Dua aksara di tengah yang menunjukkan nama orang, berdasarkan kajian berulang-ulang dari para ahli peneliti bahasa China kuno, baru terungkap itulah salah satu tokoh paling legendaris di dalam sejarah China yakni: Goujian (sang penguasa Yue)”.
Diperkirakan Kado Pernikahan

Bagaimana pedang Goujian si penguasa Yue mendarat di dalam makam Chu, misteri ini hingga sekarang belum bisa diungkap. Perkiraan Wan Qianwen: “Negara Chu dengan Wu maupun Yue pernah berperang beberapa kali. Ada kemungkinan Raja Chu kala itu menghadiahkan pedang tersebut kepada salah seorang pejabat tinggi kepercayaannya.”


[7-pedang-pusaka2-big30nov09.jpg]


Sementara itu sudut pandang lain beranggapan bahwa dari rol bambu (red.: zaman sebelum penemuan kertas menggunakan rol bambu sebagai media/buku tulis) yang tergali dari makam itu menunjukkan, sang jenazah ada kemungkinan bangsawan besar semasa zaman penguasa Chu Huaiwang yang bernama Shao Hua jadi kemungkinan pedang Goujian beralih ke Negara Chu melalui item hadiah pernikahan.

Sesuai catatan kitab sejarah kuno, hubungan kedua negara Chu dan Yue semenjak masa Yun Chang (penguasa Yue) sudah mulai akrab, mereka pernah bersekutu pada suatu periode, Chu Zhaowang si penguasa Chu pernah mempersunting putri Goujian sebagai selirnya dan telah melahirkan Chu Huiwang.

Oleh karena itu pedang perunggu canggih itu ada kemungkinan dijadikan sebagai salah satu item hadiah pernikahan putrinya dan dengan demikian telah berpindah tangan ke Negara Chu, kemudian penguasa Chu menghadiahkannya kepada Shao Hua. Setelah Shao Hua wafat, pedang tersebut ikut terkubur di dalam makamnya.

Tiga Sebab Pedang Tak Berkarat

Pedang Raja Yue Goujian telah melalui lorong waktu selama 2.000 tahun lebih, tapi sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda berkarat. Apakah penyebabnya ia tidak sampai berkarat? Para pakar beranggapan, hal itu terutama dimungkinkan oleh situasi dan kondisi pedang tersebut tersimpan.

Wan Qianwen menjelaskan, kandungan tembaga pedang Goujian sekitar 80-83%, kandungan timah 16-17%, selain itu juga terdapat sedikit kadar timbal dan besi. Tembaga sebagai bagian utama dari pedang perunggu itu adalah semacam logam yang non-aktif, pada situasi kondisi sehari-hari memang tidak mudah berkarat.

Kedua, kondisi luar situs pedang Goujian: Makam terbenam di bawah tanah sedalam beberapa meter, satu liang diisi 2 peti mati, dinding di sekeliling liang makam menggunakan semacam lumpur putih dengan kualitas halus padat, yang dinamakan dunia arkeologi sebagai plaster lumpur pasta putih, bagian bawahnya menggunakan lumpur pasta putih yang sudah dicuci dan disaring secara manual, daya rekatnya sangat baik.

Ditambah lagi bagian atas liang makam diisi dengan tanah yang padat, faktor-faktor itulah membuat makam tersebut nyaris menjadi sebuah ruang yang kedap udara, begitu banyak lapisan kedap yang pada dasarnya telah menyekat ruang makam dengan atmosfer dari luar ruangan. Penelitian iptek moderen menyatakan: di bawah kondisi total tersekat dari oksigen, meski di dalam cairan air biasa atau air asam, besi dan baja tidak akan berkarat.

Selain itu, makam Chu no.1 di Gunung Wang terletak di atas tanggul kering dari Sungai Zhang di dekat Kota Jinzhou moderen, level air bawah tanah agak tinggi, ruang makam dalam jangka waktu lama pernah pula terendam oleh air, sifat asam air bawah tanah tidak besar, pada dasarnya cenderung netral, terbukti dengan sejumlah besar peralatan/artefak kayu dengan dilapisi cat yang indah keadaan penyimpanannya agak baik. Sesudah terendam air bawah tanah, udara di dalam ruang makam juga menyusut banyak.

Mengenai pedang Goujian apakah masih sama tajamnya seperti pada saat digali keluar, Wan Qianwen menyatakan: “sesudah itu tidak pernah lagi dilakukan test semacam itu.” (The Epoch Times/whs)ERABARU.OR.ID




http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/36/Goujian_sword_and_inscript_detail_gif.gif



sumber :http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/12/02/6476/