Sabtu, 27 Desember 2008

Berpelukan Sehidup Semati selama 5000 Tahun



www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://www.indonesiaindonesia.com/f/39499-berpelukan-sehidup-semati-selama-5000-tahun/








Pada Februari lalu, sepasang kerangka laki-laki dan perempuan zaman batu baru yang saling berpelukan erat tergali di Italia. Sepasang kerangka yang saling berpelukan hangat ini, menggoncang semua orang yang melihatnya. Arkeolog memperkirakan, bahwa sepasang kerangka ini telah terkubur kurang lebih 5.000-6.000 tahun lamanya di bawah tanah! pelukan selama 5.000 tahun ini bukan saja menggoncang arkeolog, bahkan masyarakat dunia.


Untuk mempertahankan gaya pelukan ini, ilmuwan belum memutuskan memisahkan potongan kerangka tersebut. “Kami akan tetap mempertahankan sikap mereka selama ini yaitu saling berpelukan.” Demikian ujar arkeolog Irena Mannorti yang menemukan sepasang kerangka ini sepekan lalu.


Setelah kerangka itu dipindahkan, ilmuwan akan meneliti lebih lanjut terhadap sepasang kekasih yang saling berpelukan abadi ini. Selanjutnya, kerangka tersebut akan di simpan di museum nasional Italia.


Menurut ilmuwan, bahwa pengetahuan mereka terhadap pasangan kekasih zaman batu ini sangat sedikit. Kerangka tersebut ditemukan di sebuah daerah pinggiran Kota Valdaro, Mantova, karena itu dinamakan “kekasih Valdaro”.


Arkeolog nampaknya sangat yakin bahwa mereka meninggal saat remaja, sebab gigi mereka masih utuh. Selain itu, karena seiring dengan ditemukannya sebuah panah dan beberapa perkakas di kerangka tersebut, dapat diketahui kalau mereka meninggal pada zaman batu. Dan di balik legenda yang dianggap paling agung dalam sejarah arkeologi Italia ini masih banyak teka-teki yang perlu diuraikan. Ada indikasi menunjukkan, bahwa kedua insan ini bukannya meninggal dalam kondisi saling berpelukan, melainkan dikubur demikian di tanah makam prasejarah

Jumat, 19 Desember 2008

Misterius!!!Jam Tangan Ditemukan Dalam Kuburan Berusia 400 Tahun



www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://kaskus.us/showthread.php?t=1277266








Jam tangan sih baru ditemukan di abad 15. Dan bukan pula karena jam itu ditemukan dalam kuburan berusia 400 tahun. Yang menjadi misterinya adalah bagaimana bisa jam tangan tersebut berada di kuburan yang dipercaya oleh arkeolog belum pernah dijamah ataupun dimasuki lagi sejak di pertama kali di buat dalam masa pemerintahan dinasti Ming.

Untuk penemuan jam tangannya itu sendiri sebenarnya ditemukan secara gak sengaja. Para arkeolog ini awalnya sedang membuat film dokumenter bersama 2 orang jurnalis dari kota Shangsi.
Namun seperti yang diungkapkan Jiang Yanyu, mantan kurator dari Guangxi Autonomous Region Museum, sebuah batu terjatuh ke tanah dan mengeluarkan suara metalik saat mereka mencoba membersihkan tanah yang menutupi sekitar peti mati tersebut.

Dan pastinya karena suara metalik yang ditimbulkannya itu yang membuat mereka penasaran.



�Kami mengambil benda itu, dan menemukan kalau itu sebuah cincin. Setelah membersihkan tanah yang menutupinya dan menelitinya lebih jauh, kami terkejut mengetahui kalau cincin itu ternyata sebuah jam tangan,� jelas Guangxi lewat Ananova.com.

Adapun jam tangan yang mereka temukan itu dibelakangnya terukir tulisan Swiss dan jam tangan itu berhenti menunjukkan waktu pada pukul 10:06 (pagi).


Karena peristiwa itu, para arkeolog menghentikan sementara penggalian dan menunggu para ahli dari Bejingtiba di lokasi guna membantu mereka mengungkapkan misteri tersebut.

Rabu, 10 Desember 2008

Fosil Dadu



www.unik77.tk



sumber :http://misteridunia.byethost10.com/2008/09/21/fosil-dadu/



Masih ada sangkut pautnya nih sama penemuan mata buatan berusia 4.800 thn di pusat penggalian situs purbakala Burnt City,Iran.Kali ini para Tim Arkeolog berhasil menemukan permainan dadu tertua di dunia berusia 5000 thn di tempat yang sama.







Menurut mereka,temuan baru tsb sekaligus telah memecahkan rekor temuan permainan dadu tertua sebelumnya yang berhasil ditemukan di Wilayah Guangdong, China(2004). Pada penggalian sebelumnya di reruntuhan peradaban Mesopotamia, permainan dadu juga sempat ditemukan,namun usianya jauh lebih muda 200 thn dari yang ini. Selain itu, sebuah kotak persegi panjang yang terbuat dari semacam kayu pirus ditemukan bersamaan dengan penemuan permainan dadu tsb.Namun sayang, kotak yang disinyalir merupakan papan permainannya itu telah hancur terkikis,namun masih bisa sedikit diidentifikasi. Kira-kira terdapat 20 lubang kecil berjejer pada kotak tsb dengan hiasan ukiran ular ditiap sudutnya. (mirip ular tangga kah? tapi kok pake lobang-lobang segala?) Dari penemuan ini, Para Arkeolog dapat menarik kesimpulan, mungkin permainan dadu memang berasal dari daerah Mesopotamia, yang kemudian tersebar ke wilayah timur, terutama ke China dan Jepang.

1100 Year Old Mickey Mouse



www.unik77.tk



sumber : http://misteridunia.byethost10.com/2008/09/21/1100-year-old-mickey-mouse/




Sebuah artifak kuno berumur 1100 tahun yang memiliki bentuk mirip karakter kartun terkenal Disney, telah ditemukan di Kawasan Uppakra,5 KM disebelah selatan Lund, Swedia.






Artifak kecil yang terbuat dari bahan perunggu ini diperkirakan merupakan aksesoris baju/bros yang digunakan orang2 pada masa itu. Menurut Jerry Rosenberg,kepala penggalian situs purbakala di Uppakra, Ia beserta rekan2-nya setidaknya telah menemukan 20.000 artifak2 unik di situs tsb, dan penggalian masih akan diteruskan sampai beberapa bulan kedepan. Saat ini,artifak unik yang berasal dari zaman besi itu telah terpajang dan tersimpan dengan baik di Historical Museeum Lund.







Senin, 20 Oktober 2008

Arkeolog Temukan Plaza Berusia 5.500 Tahun




www.unik77.tk



Sebuah plasa bundar yang dibangun sekira 5.500 tahun lalu ditemukan di Peru. Para arkeolog berdasarkan penentuan tanggal karbon menduga, plaza itu salah satu bangunan tertua yang pernah ditemukan di Amerika. Tim ahli purbakala Peru dan Jerman menemukan plaza itu yang tersembunyi di bawah reruntuhan Sechin Bajo, di Casma, 370 Km di utara Lima, ibukota Peru. "Ini penemuan yang mengesankan, masyarakat ilmuwan dan arkeologi sangat senang," kata Cesar Perez, ilmuwan dari Institut Kebudayaan Nasioal Peru yang mengawasi proyek tersebut, Senin (25/2). "Ini dapat mendesain kembali sejarah negara ini."




Sebelum penemuan di Sechin Bajo, pakar arkeologi menganggap benteng kuno Caral Peru adalah salah satu dari yang tertua di belahan bumi Barat, sekitar 5.000 tahun. Para ilmuwan mengatakan, Caral dekat Sechin Bajo merupakan satu dari enam tempat di dunia -Mesopotamia, Mesir, Cina, India dan Mesoamerika- yang paling awal dihuni manusia.


"Penentuan tanggal yang dilakukan oleh pakar arkeologi Jerman menyebutkan sekitar 5.500 tahun, tapi sebagian lainnya dapat lebih tua bergantung pada hal lainnya yang ditemukan," kata Perez.


Sebelumnya, penemuan dekat Sechin Bajo berusia 3.600 tahun. "Mereka sangat maju, mengerti arsitektur dan bangunan. Ini dapat terlihat jelas pada material yang mereka gunakan bertahan sangat lama," arkeolog Peter Fuchs pada suratkabar El Comercio.


Tempat pertemuan sosial yang Fuchs dan rekannya temukan, dibangun dengan batu dan batako. Ratusan tempat arkeologis menutup Peru, dan banyak puing dibangun oleh kebudayaann kerajaan Inca yang dulu sangat berkuasa. Puncak kejayaan Inca terjadi pada abad ke-16, sesaat sebelum penakluk Spanyol datang di tempat yang sekarang adalah Peru.



sumber : karodalnet.blogspot.co

Selasa, 14 Oktober 2008

Piramida Kuno di Dasar Laut Jepang




www.unik77.tk







Sejumlah piramida dan bangunan batu raksasa ditemukan di dasar laut lepas pantai Jepang. Peradaban maju itu tidak ada hubungannya dengan peradaban Jepang sekarang ini.









Selama ini, orang menganggap piramida hanya terdapat di Mesir. Padahal di berbagai wilayah lainnya di dunia juga secara berturut-turut telah ditemukan piramida zaman prasejarah. Seperti misalnya peradaban bangsa Maya di Amerika Selatan, peradaban bangsa Yunani di Eropa, wilayah Asia dan lain-lain, telah ditemukan piramida yang bentuk dan besar kecilnya tidak sama. Artikel ini memperkenalkan sebagian piramida yang ditemukan di Jepang, piramida-piramida ini sepertinya tidak ada hubungan apa pun dengan bangsa Jepang modern, mungkin dibuat oleh manusia prasejarah yang jauh sebelum adanya sejarah.

Sejak tahun 1950-an, di berbagai wilayah Jepang secara berturut-turut telah ditemukan peninggalan piramida dalam jumlah besar dan bangunan batu raksasa, dari masa sejarah yang sangat lama, di antaranya beberapa piramida karena permukaannya tertutup oleh debu dan tanah, serta dipenuhi dengan berbagai macam tumbuh-tumbuhan, bagian luar tampak seperti sebuah gunung yang tinggi. Orang Jepang Jiujing Shengjun bahkan menemukan adanya hubungan tertentu antara bangsa Jepang dengan bangsa Yahudi pada zaman dahulu.






Tidak hanya demikian, pada tahun-tahun terakhir ini di dasar laut lepas pantai Jepang telah ditemukan banyak sekali peninggalan peradaban zaman purbakala. Sejak Maret 1995, penyelam menemukan 8 tempat peninggalan yang tersebar di sekitar Hiroshima hingga lautan Pulau Yonaguni. Tempat peninggalan pertama adalah sebuah konstruksi persegi empat yang sangat menarik, namun tidak begitu jelas dan ditutupi oleh karang sehingga bagian buatan manusianya tidak bisa dipastikan. Setelah itu, seorang atlet penyelam di musim panas tahun 1996 di luar dugaan menemukan sebuah teras beruncing raksasa di kedalaman 40 kaki di bawah permukaan laut Oklahoma Selatan, dipastikan merupakan hasil buatan manusia. Dan melalui pencarian lebih lanjut, tim penyelam lainnya menemukan lagi sebuah monumen lain dan lebih banyak lagi bangunan buatan manusia. Mereka mendapati jalan yang panjang dan luas, tangga dan pintu lengkung yang tinggi dan megah, serta batu raksasa yang dipotong dengan sempurna. Semua ini dipersatukan selaras dengan gaya bangunan berbentuk garis lurus yang belum pernah ditemukan sebelumnya.



Dalam beberapa bulan selanjutnya, kalangan arkeologi Jepang ikut serta dalam penggalian yang membangkitkan semangat ini. Tidak lama kemudian, mereka menemukan lagi sebuah konstruksi yang berbentuk piramida yang sangat besar di kedalaman 100 kaki di bawah permukaan laut tidak jauh dari pegunungan Sinaguni yang berjarak 300 mil dari Hiroshima. Benda raksasa ini terletak di sebuah kawasan luas yang kelihatannya digunakan untuk penyelenggaraan upacara, pada kedua sisinya terdapat pintu menara raksasa, bangunan ini panjang 240 kaki, lebar 600 kaki, dan tinggi 90 kaki, dan sejarahnya dapat dilacak kembali minimal 8.000 tahun SM.

Oleh karena visibilitas normal adalah 100 kaki di bawah permukaan laut, maka tingkat kejernihan pandang peninggalan ini cukup untuk pengambilan foto dan rekaman video. Gambar-gambar tersebut muncul dalam berita utama di koran-koran Jepang melebihi satu tahun lamanya, arkeolog berpendapat, bahwa ini mungkin adalah sebuah bukti awal adanya peradaban zaman batu yang masih belum diketahui orang.

Ahli geologi, Profesor Masaki Kimura dari Universitas Hiroshima, yang pertama-tama mengadakan penelitian ini dan mengambil kesimpulan bahwa bangunan yang mempunyai lima tingkat konstruksi ini adalah buatan manusia. Dia mengatakan:
“Bahwa bangunan ini bukan benda hasil alamiah. Jika hasil alamiah, seharusnya pecahan yang terbentuk melalui korosi bertumpuk di atasnya, namun tidak ditemukan pecahan batu seperti ini.” Dia menambahkan, “bahwa sekeliling bangunan terdapat suatu yang mirip jalanan, dan ini semakin membuktikan bahwa ia adalah buatan manusia.




Profesor ilmu geologi Universitas Boston Robert Sketche menyelam dan memeriksa bangunan tersebut. Dia mengatakan,
“Jika diamati, bangunan itu seperti serentetan tangga raksasa, setiap tangga tingginya kurang lebih 1 meter. Esensial penampang bangunannya mirip dengan piramida model tangga. Ini merupakan sebuah struktur yang sangat menarik. Pengikisan air yang alami ditambah lagi dengan proses perpecahan batu berkemungkinan menghasilkan struktur seperti ini, namun kami masih belum menemukan proses yang bagaimana dapat menghasilkan penampang tangga yang begitu tajam.”

Bukti selanjutnya yang dapat membuktikan bahwa bangunan tersebut adalah buatan manusia adalah beberapa tumpukan kecil dari batu yang ditemukan di sekitarnya. Mirip dengan bangunan utama, piramida-piramida mini ini dibentuk dari batu hampar berbentuk tangga yang disatukan, lebarnya 10 meter dan tinggi 2 meter.

Profesor Kimura berpendapat, bahwa masih terlalu pagi jika ingin mengetahui siapa yang telah membuat monumen tersebut atau apa tujuannya. Dia mengatakan,
“Bangunan ini mungkin adalah sebuah istana dewa dari agama zaman dahulu, digunakan untuk memuja-muji dewa tertentu, sama seperti penduduk Hiroshima yang percaya pada dewa Nirai-Kanai yang dapat mendatangkan kesejahteraan dari laut kepada mereka. Oleh karena berdasarkan catatan, 10 ribu tahun lampau tidak ada manusia yang mampu membuat monumen seperti ini, maka ini mungkin adalah sebuah bukti peradaban manusia yang tidak diketahui orang.”



“Hanya manusia yang memiliki teknologi tingkat tinggi baru mampu menyelesaikan proyek seperti ini, dan sangat mungkin berasal dari daratan Asia yang mengandung peradaban manusia paling kuno. Bangunan yang demikian raksasa harus menggunakan mesin tertentu baru dapat menyelesaikannya,” lanjut Profesor Kimura.

Masa peradaban Jepang sekarang ini berawal dari zaman batu baru sekitar tahun 9000 SM. Penghidupan orang-orang pada zaman itu adalah berburu dan mengumpulkan makanan. Tidak mungkin ada teknologi maju untuk membuat bangunan seperti piramida raksasa tersebut. Dapat disimpulkan bahwa sebelum peradaban Jepang kali ini, di kawasan Jepang ini, pernah ada peradaban manusia yang sangat maju, dan ia dengan bangsa Jepang sekarang tidak mempunyai hubungan apa pun.



sumber :
penampakan-setan-hantu.blogspot.com | www.images.google.com

Minggu, 05 Oktober 2008

Roda Kereta Firaun ditemukan dilaut merah





www.unik77.tk


Masih ingat dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara anda menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan dibawah ini.Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt (lihat di http://www.wyattmus eum.com/ron- wyatt.htm ) pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Firaun yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.





Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.





Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa-sisa tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Fir’aun yang tenggelam di laut Merah.

Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam,dimana menurut sejarah, kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.




Selain itu,ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan,yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang,sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas.

Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi-nabiNya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka.

Diantara beberapa bangkai kereta tadi,ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas.Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Firaun sang raja.





Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas,
Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah),menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba.

Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter.Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat.




Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter.

Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter.


Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!sungguh luar biasa,Allah Maha Besar.


sumber : www.awan965.wordpress.com