Kamis, 19 November 2009

Kapal Selam JEPANG tercanggih pada PD II Ditemukan !!!




http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/11/17/article-1228634-0740E458000005DC-830_634x421.jpg


HAWAII - Dua kapal selam Angkatan Laut (AL) Jepang yang pembawa pasukan Jepang untuk membombardir Pearl Harbor, Amerika Serikat (AS), pada 1945 ditemukan di dasar laut Hawaii.

Kapal selam masa Perang Dunia (PD) II itu menyisakan cerita. Pada 1945, dua kapal selam milik AL Jepang itu berhasil direbut AL AS. Setahun berikutnya, Uni Soviet menuntut hak kepemilikan atas dua kapal selam ini.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/11/17/article-1228634-0740E549000005DC-184_634x356.jpg


AS tidak rela jika dua armada perang berteknologi canggih ini jatuh ke tangan mantan sekutunya, Uni Soviet. Maka, dua kapal selam bersejarah ini pun ditenggelamkan ke dasar samudera.

Maret 2005, tim penelusur kapal yang berasal dari National Atmospheric Administration menemukan satu dari dua kapal yang sengaja ditenggelamkan, The Imperial Japanese Navy's I-401.

Tahun ini, tim yang sama berhasil menemukan "saudara" kapal I- 401, yakni I-201. Kapal ini dirakit untuk membawa pasukan AL Jepang yang bertolak ke kawasan pesisir AS lewat jalur bawah laut.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/11/17/article-1228634-0740E56F000005DC-673_634x329.jpg


I-401 mampu mengangkut 800 kg bom yang diletakkan di hanggar. Jika perintah peluncuran bom telah diteriakkan komandan kapal, maka bom akan dilontarkan dari alat pelanting yang telah disiapkan di dek kapal. Selain itu, kapal ini dilengkapi dengan pelampung khusus, sehingga kapal dapat mengapung di atas air.

Hingga kini, Jepang masih berhasrat untuk memiliki kembali I-201. Kapal ini mampu mengapung di atas permukaan air, dan dapat melontarkan tikus-tikus berpenyakit dan insektisida pembawa wabah kolera, demam berdarah, dan tifus.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/11/17/article-1228634-0740E4D4000005DC-609_634x317.jpg


Koordinator pusaka maritim dari Marine Sanctuaries, Kepulauan Pasifik, Dr Hans Van Tillburg menyatakan bahwa I-201 tidak ada duanya pada masa Perang Dunia II.

"Kapal ini memiliki bentuk yang kokoh. Selain itu, kapal dilengkapi dengan menara yang menjulang, dan senjata yang dapat tertarik ke dalam dan terdorong ke luar secara otomatis," ujarnya.

Tillburg menambahkan, dengan bentuk dan kecanggihan yang dimiliki I-201, kapal ini selayaknya kapal selam Perang Dingin. Kapal superior I-201 mampu mengangkut 144 pasukan dan melakukan perjalanan bawah laut sejauh 37.000 mil. Kapal ini berukuran tiga kali lebih besar dibandingkan dengan kapal selam lain yang pernah berjaya pada masanya.(Koran SI/Koran SI/jri)




sumber :http://international.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/11/19/18/277109/kapal-selam-pd-ii-ditemukan

Minggu, 15 November 2009

Misteri Mars Terkuak! Ditemukan 9 Piramida dan Jejak Peradaban Tinggi





http://images.astronet.ru/pubd/2004/01/21/0001196214/adirondack_spirit.jpg



Apakah ada kehidupan di Mars? Manusia mulai mencari jawaban atas pertanyaan ini pada tahun 1976, setelah penerbitan foto miripsosok manusia duduk di tumpukan batu. Banyak yang mengatakan bahwa sosok mirip manusia itu merupakan trik cahaya, tapi ada juga yang meyakini sosok itu memang benar manusia. Hingga sekarang 'sosok misterius' itu masih misteri. Prokontra tentang 'sosok aneh' itu masih tetap ada.

Seorang ilmuwan mengatakan, kemungkinan 'sosok' itu adalah manusia. Pemunculannya merupakan tanda bahwa memang ada kehidupan di sana. Kini muncul lagi bukti baru. Baru-baru ini berahsil dirtangkap kamera teleskop sembilan piramida di permukaan Mars. Piramida itu bukan buatan alam.

Piramida itu menggambarkan wajah manusia dan hewan , juga gambar besar yang memperlihatkan profil primata dan anjing.


http://web.utanet.at/mahain/Face2001mgs.jpg


Andrew Basiago, President of Mars Anomaly Research Society, menyebut penemuan tersebut 'A New Cydonia. "Para ilmuwan percaya bahwa ada tiga peradaban di Mars, yang salah satunya tersembunyi di bawah permukaan planet.

Para ilmuwan sebelumnya mengatakan bahwa gambar-gambar yang diambil dengan Spirit Rover berisi foto dari lima spesies primata, salah satu yang bernama 'Sendak. Basiago yakin bahwa Mars dulunya berkembang masyarakat memiliki peradaban tinggi. Namun kemudian terjadi bencana dahsyat yang menghancurkan hampir semua yang berada di sekitar Planet Merah itu itu pada 11.500 tahun lalu, serta Atlantis di Bumi.


http://1.bp.blogspot.com/_vnQkkukmKR0/SwDEzWbBqRI/AAAAAAAADPw/NZIR2EP5IrQ/s1600/sphinx6.jpg


Beberapa pengamat Mars percaya, setelah kejadian itu, makhluk Mars yang tersisa pindah ke bumi.




sumber :http://www.matabumi.com/berita/misteri-mars-terkuak!-ditemukan-9-piramida-dan-jejak-peradaban-tinggi

Sabtu, 14 November 2009

Mengungkap Kisah 12 Monumen Paling Misterius di Dunia







Sejumlah tempat di berbagai belahan dunia, terdapat sejumlah monumen yang keberadaan masih misterius karena para ilmuwan belum berhasil menyingkap tuntas tentang latar belakang benda-benda bersejarah itu. Hanya 12 monumen yang dianggap paling misterius di dunia. Semuanya sangat dikenal di dunia tapi tidak ada yang tahu persis latar belakang bangunan itu berdiri.

Kebanyakan monumen-monumen itu tidak utuh lagi,yang hanya menyisakan kisah-kisah misterius yang tak terkonfirmasi. Sebut saja Homestead, Florida dan Yonaguni, Jepang terselubung misteri hingga kini.

Tidak ada yang tahu persis mengapa Stonehenge dibangun, bagaimana bangunan itu tenggelam jauh di dalam laut, siapa yang memesan dan membuat ukiran batu granit raksasa yang berisi instruksi untuk membangun kembali masyarakat di sebuah bukit terpencil di Georgia. Ini semua masih berselimut kabut tebal. Mungkin suatu waktu akan terungkap, atau mungkin kabut itu tak akan pernah tersingkap sama sekali.

Berikut 12 monumen/reruntuhan monumen yang paling misterius sepanjang sejarah.

1.Monumental Instructions for the Post-Apocalypse (Monumental Petunjuk untuk Post-Wahyu)





Di sebuah bukit kecil di timur laut tandus Georgia berdiri monumen paling paling aneh dan misterius di dunia. Namun melihat dari arsitektur bangunan, monumen itu tidak diciptakan pada zaman kuno





Dikenal sebagai 'Georgia Guidestones', lima struktur batu ini tingginya16 feet, dengan berat 20-ton. Pada bongkahan granit ada tulisan dalam delapan bahasa - di antaranya bahasa hieroglif Mesir, Hindi dan Swahili - dengan instruksi agar yang selamat membangun kembali peeradaban baru di bumi. Apakah instruksi dalam delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat? Ini yang masih belum jelas. Tidak jelas juga perintah ini ditujukan untuk siapa. Lebih tidak jelas lagi, siapa yang membangun monumen aneh ini.







2. Danau Michigan Stonehenge




Awalnya, sekelompok peneliti menggunakan sonar untuk mencari bangkai kapal di dasar Danau Michigan, hasil yang didapat sungguh mengejutkan. Mereka justru menemukan struktur Stonehenge kuno 40 feet di bawah permukaan air.

Sebagian dari batu tersebut dalam suatu lingkaran dan satu muncul untuk menunjukkan ukiran dari suatu MASTODON. Diduga, benda purbakala ini dibangun 10,000 tahun lalu, kemungkinan bertepatan dengan pasca-Ice Age kehadiran manusia dan mastodons di daerah. . Michigan sudah memiliki situs Petroglyph dan batu berdiri.


3. Reruntuhan di bawah laut di Jepang





Di pantai selatan Yonaguni, Jepang, terdapat reruntuhan yang terendam, diperkirakan telah berusia sekitar 8.000 tahun.

Though some people believed that it was carved by geographic phenomena, it's now confirmed to be man-made as the intricate stairways, carvings and right angles suggest.
Meskipun sebagian orang percaya bahwa itu merupakan kreasi alam, namun sekarang muncul suara-suara yang menyebut itu buatan manusia. Hal itu terlihat dari susunan tangga yang rumit, ukiran-ukiran yang ada di sana yang diyakini sebagai buatan manusia. Situs ini ditemukan 1995 oleh seorang penyelam yang tersasar terlalu jauh dari pantai Okinawa. Kebetulan juga dia membawa camera untuk memotret bawah laut.

4.Kejaiban di bawah permukaan laut Alexandria, Mesir





Reruntuhan ini dipercaya merupakan kota Alexander Agung, di mana istana Cleopatra berada. Tenggelamnya kota itu diperkirakan terjadi 1.500 tahun lalu akibat gempa bumi dahsyat. Bersamaan dengan terbenamnya istana itu, tenggelam juga artefak-artefak yang menghiasi istana, serta bangunan-bangunan lain dari istana Cleopatra itu. Reruntuhan kota yang ditemukan di dasar laut ini, memang sengaja tidak diangkat ke daratan. Pemerintah setempat berencana menjadikannya lokasi ajaib bawah laut itu sebagai wisata air.

5.Misteri Stones Baalbek di Libanon





Kuil Romawi yang terbesar yang pernah dibangun dan kini tinggal reruntuhannya, sebenarnya bukan di Yunani atau Roma, tapi justru di Baalbek, Libanon. Kuil itu dihancurkan oleh Kaisar Bizantium Theodosius, beruntung tidak semua bagian musnah. Masih ada 6 dari 54 kolom, yang masih berdiri hingga kini. Enam kolom inilah menjadi saksi sejarah dan meninggalkan jejak mistri yang menunggu diungkap.

Meskipun sisa-sisa kemegahan kuil ini masih terlihat jelas, namun sebenarnyalah, kuil ini sempat terbengkalai akibat perang. Selama beberapa dekade, jarang sekali wisatawan berkunjung ke tempat ini akibat perang. Untungnya juga, perang tidak sampai menghancurkan kuil bersejarah ini.

6. Tiga Lingkaran Batu Kuno Megalithic





Di selatan Turki, tepat di utara perbatasan dengan Suriah, terdapat tiga lingkaran batu megalitik berusia ribuan tahun, lebih tua daripada batu lingkaran Stonehenge. Anehnya, lingkaran-lingkaran batu kuno ini dibangun oleh kelompok pemburu pada masa itu. Sebelumnya, dipercaya bahwa manusia purba tidak mungkin bisa membuat bangunan itu, sampai mereka mencapai taraf kemajuan tertentu.

Ketika ditemukan, lingkaran batu itu dalam keadaan terkubur. Tak ada yang tahu apa alasan atau latar belakang kenapa benda itu terkubur. Namun sebagian orang percaya bahwa Göbekli Tepe dan wilayah sekitarnya adalah awal dari sejarah manusia yakni lokasi Taman Eden sebagaimana yang dikisahkan dalam Alkitab..


7. Pulau Paskah



Pulau Paskah, juga dikenal sebagai Rapa Nui atau Isla de Pascua, adalah sebuah pulau Polinesia di tenggara Samudra Pasifik, yang paling terkenal dengan patung-patung yang monumental yang diciptakan oleh orang-orang Rapanui.


Patung-patung, yang disebut Moai, adalah bagian dari penyembahan leluhur pulau yang dilakukan oleh masyarakat setempat pada masa itu. Patung-patung itu diduga dibuat antara 1250 dan 1500 Masehi.

Moai terberat berbobot 86 ton. Ini menggambarkan betapa besar prestasi mereka yang mampu menciptakan rapanui, juga memindahkan patung-patung yang beratnya mencapai puluhan ton. Beruntung, patung-patung kuno ini sebagian masih bisa dilihat diRaraku, tetapi ratusan patung lainnya dipindahkan ke pulau-pulau sekitar.

8.Stonehenge, Monumen Prasejarah di Inggris





Mungkin monumen kuno yang terbilang masih dalam kondisi baik adalah Stonehenge, terletak di Wiltshire, Inggris. Bangunan purba ini diperkirakan dibangun 2500 sebelum masehi, namun kemudian mengalami revisi dan renovasi terus menerus selama 1400 tahun. Meskipun segala teori dan spekulasi dikemukakan, tapi tak seorang pun tahu apa tujuan awal dari monumen prasejarah ini dan tetap salah satu misteri terbesar bumi.

9.Machu Picchu



Machu Picchu adalah kota peninggalan bangsa Inca yang paling terawat baik. Kota kerajaan ini tersembunyi di pegunungan Andes Peru, berada di pegunungan yang tinggi dengan jalan yang terjal namun pada puncaknya datar. Sebuah lokasi, yang konon merupakan tempat pelarian bangsa Inca dari kejaran Spanyol.

Kota ini selama berabad-abad tersembunyi dan terisolasi dari dunia luar sampai kemudian seorang arkeolog, Hiram Bingham, menemukannya pada tahun 1911. Berdasarkan penelitian, diperkirakan kota Machu Picchu dibanun pada 1450 masehi sebagai tempat persembunyian penguasa Inca Pachacuti.


10.Great Zimbabwe Ruins



Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Zimbabwe, Afrika, memiliki reruntuhan batu kuno tertua di dunia. Lokasinya di pedesaan. Diduga, reruntuhan batu kuno itu dulunya adalah bangunan yang dihuni oleh 18.000 jiwa. Begitu besarnya bekas-bekas reruntuhan, maka disebut Great Zimbabwe Ruins.

Berdasarkan penelitian, bangunan itu dibangun pada abad ke-11, uniknya bangunan itu didirikan tanpa menggunakan semen. Tidak ada yang tahu pasti mengapa situs itu akhirnya ditinggalkan.


11. Peru's Chavín de Huantar Ruins



Meskipun tidak setenar Machu Picchu, reruntuhan Chavín de Huantardi Peru juga merupakan Situs Warisan Dunia menarik yang berisi sisa-sisa artefak yang dibangun oleh Chavín, Inca pra-budaya, sekitar 900 SM

Situs ini berfungsi sebagai tempat berkumpul bagi orang-orang di daerah tersebut untuk berkumpul dan beribadah.

Tidak jelas mengapa budaya Chavín menghilang, meskipun beberapa percaya bahwa reruntuhan Chavín de Huantar menawarkan petunjuk tentang mengapa beberapa peradaban menghilang.

Kebanyakan teori menyebut musnahnya Chavín karena kondisi lingkungan termasuk terjadinya gempa bumi, sementara dugaan lain adalah perebutan kekuasaan.

12. Coral Castle, Monumen Cinta Yang Hilang, di Florida






Bagaimana menjelaskan seorang laki-laki bertinggi 5 feet dengan berat 100 pon, membangun taman yang rumit dengan menggunakan potongan-potongan batu karang yang masing-masing beratnya berton-ton? Coral Castle, di Homestead, Florida, merupakan sebuah keajaiban yang sulit dijelaskan akal sehat. Terlebih lagi, laki-laki yang membangun castle itu konon hanya berpendidikan setingkat kelas 4 SD.

Adalah Ed Leedskalnin, seorang imigran Latvia, yang membangun monumen yang disebut monumen cinta yang hilang. Aneh! Kisahnya,pembangunan monumen ini bak kisah roman yang mengharu biru. Ed Leedskaini mulai membangun castle itu pada tahun 1923, setelah ditolak cintanya oleh tunangannya di Latvia hanya beberapa hari sebelum pernikahan mereka. Dan ia pun mengabdikan hidupnya untuk menyelesaikannya (monumen).

Sayangnya, dia meninggal sebelum menumen cintanya selesai dibangun. Akan tetapi, setelah ia meninggal, 1951, konstruksi bangunan itu diteruskan pembangunannya.

Bukan kisah romantis ini yang bikin para ahli bingung, namun mereka heran dan takjub karena Leedskalnin, membangun sendiri benteng katang itu. Lebih bingung lagi, karena pria itu sebenarnya hanya berpendidikan hingga kelas empat, namun anehnya ia mampu membangun benteng yang rumit itu, sesuatu yang sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh para ahli bangunan. Ini sungguh tak bisa dipahami. Bahkan seorang insinyur menyebut, bahkan Albert Einstein pun belum tentu mampu memahami keajaiban ini.


Sumber: http://www.matabumi.com/berita/mengungkap-kisah-12-monumen-paling-misterius-di-dunia

Senin, 09 November 2009

MENGINTIP Fosil Bayi Mammoth Mengandung Susu dan Feses




http://img.dailymail.co.uk/i/pix/2007/07_01/mammothUPPA1007_468x372.jpg



Penemuan fosil bayi mammoth yang nyaris utuh di bawah lapisan es dekat Kutub Utara masih menyisakan kejutan baru. Analisis terakhir yang dilakukan menemukan residu susu dan feses di dalam ususnya.

Baik susu maupun feses tersebut mungkin berasal dari induk bayi mammoth yang diberi nama Lyuba oleh para ilmuwan itu. Feses mungkin diberikan induknya agar bayi mammoth memperoleh bakteri baik yang berguna dalam sistem pencernaannya. Kebiasaan ini umum dilakukan anakan hewan pemakan tumbuh-tumbuhan saat ini.

Selain susu dan feses, para ilmuwan yang menelitinya juga memastikan bahwa tumpukan lemak yang tebal ditemukan di belakang leher Lyuba. Pada hewan-hewan mamalia tertentu, punuk berlemak bermanfaat menghasilkan panas tubuh yang dibutuhkan selama beberapa bulan sejak kelahiran.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/05/01/article-0-04C72E7E000005DC-434_468x334.jpg


"Residu susu yang ditemukan pada analisis terakhir, ditambah punuk yang berlemak di belakang lehernya, mengindikasikan bahwa bayi mammoth ini sehat dan mendapat asupan makanan cukup," ujar Daniel Fisher, salah satu ilmuwan dari Universitas Michigan yang menelitinya.

Menurutnya, Lyuba merupakan fosil pertama yang mati dalam kondisi utuh dan sehat. Sebelumnya, para ilmuwan menemukan sejumlah fosil mammoth, tetapi tidak lengkap atau diperkirakan mati karena kelaparan.

Penemuan tersebut akan membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut makanan dan perilaku mammoth. Analisis tambahan terhadap gigi dan bagian tubuh lainnya juga akan mengungkap penyebab punahnya mammoth sekitar 10.000 tahun lalu.

Lyuba diperkirakan mati 40.000 tahun lalu karena terperosok lumpur di dekat sungai. Fosilnya ditemukan dua tahun lalu di Siberia, Rusia.




sumber :http://sains.kompas.com/read/xml/2009/04/30/18410415/fosil.bayi.mammoth.mengandung.susu.dan.feses

Minggu, 08 November 2009

Ditemukan, Bebek Dinosaurus Baru .....................





http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/12/30/article-0-02EA8921000005DC-191_634x409.jpg



Jakarta- Hadrosaurus baru atau dinosaurus bebek telah ditemukan di Huesca, Spanyol, ilmuwan dari Universitas Basque Country mengatakan. Bebek itu punah karena bencana alam.

Beberapa spesies hadrosaurus menghuni Semenanjung Iberia, kira-kira hingga 65,5 juta tahun yang lalu ketika beberapa peristiwa bencana menyebabkan kepunahan mereka, ahli paleontologi universitas, Xavier Pereda-Suberbiola mengatakan.

Hadrosaurus baru, Arenysaurus ardevoli, memiliki tengkorak yang berlubang di atasnya, kubah frontal yang menonjol dan elemen tengkorak seperti vertebrata, tulang pinggang dan tungkai lengan, Pereda-Suberbiola menulis dalam jurnal Perancis Comptes Rendus Palevol.

Dari 50 lokasi di mana hadrosaurus ditemukan sejak tahun 1984, hampir setengah telah ditemukan di dalam dan di dekat Huesca, tempat di mana hadrosaurus baru ditemukan. Huesca tercatat sebagai tempat fosil yang berkaitan dengan beberapa jenis dinosaurus unggas.

Beberapa dari hadrosaurus itu mungkin bermigrasi dari Asia dan Amerika Utara sebelum benua tersebut terpisah, ujar Pereda-Suberbiola.[ito]




http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/12/30/article-0-02EA8941000005DC-512_634x952.jpg


sumber :http://inilah.com/berita/teknologi/2009/11/09/178314/ditemukan-bebek-dinosaurus-baru/

Jumat, 06 November 2009

Harta Karun Dewa Cinta ???




sumber :http://wong168.wordpress.com/2009/11/07/harta-karun-dewa-cinta/




http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/11/22/article-0-028E835D000005DC-558_468x312.jpg



Sebuah tim arkeologi asal Bulgaria telah menemukan makam dari seorang aristokrat zaman Thracian kuno, di daerah sebelah selatan kota Nova Zagora.

Tim yang dipimpin oleh arkeolog, Vaselin Ignatov menemukan kuburan seluas 12 meter persegi yang diperkirakan berasal dari antara akhir abad pertama dan awal abad kedua. Lokasinya terletak di desa Karanovo.

Lokasi pekuburan dari aristokrat Thracian berisi beberapa benda yang menarik, termasuk harta karun perak dan artefak yang ditempatkan untuk digunakan setelah ia meninggal.


http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2008/11/22/article-1088547-028EBD48000005DC-961_468x286.jpg



Diantaranya adalah sepasang cangkir yang bergambar dewa cinta Eros serta sejumlah hiasan perak dan perunggu lainnya.

Arkeolog juga menemukan kereta dan perisai. Ekspedisi yang disebut Karanovo 2009-2010 baru saja dimulai untuk mengungkapkan penemuan baru, dan Ignatov mengharapkan lebih banyak barang berharga ditemukan lebih lanjut.

Arkeolog dari museum sejarah Nova Zagora akan melanjutkan eksplorasi mereka di lokasi makam Thracian meski musim dingin datang. Mereka membuat tempat perlindungan khusus untuk mengatasi hal ini.

Sumber: Inilah

Rabu, 04 November 2009

MENGINTIP Hewan – hewan Ribuan Tahun !!!






Pada 1888, seorang petani Mesir yang sedang menggali pasir tak jauh dari desa Istabl Antar menemukan kuburan massal. Jasad-jasad di dalamnya bukanlah jasad manusia. Mereka adalah Jasad kucing purba yang dimumikan dan dikubur di dalam lubang yang jumlahnya mencengangkan. “Bukan hanya satu-dua ekor di sana-sini,” tulis majalah English Illustrated Magazine, “tetapi puluhan, ratusan, ratusan ribu, hingga membentuk lapisan yang melebihi tebal lapisan batubara, bertumpuk 10 hingga 20 ekor.” Sebagian kucing yang terbalut linen itu masih terlihat bagus, bahkan beberapa wajahnya bersepuh emas. Anak-anak desa pun menjual spesimen-spesimen terbaik kepada wisatawan dengan harga murah sementara sisanya dijual dalam partai besar sebagai pupuk. Sekitar 180.000 ekor mumi kucing, seberat kurang-lebih 17 ton, lalu diangkut dalam sebuah kapal ke Liverpool untuk ditebarkan di ladang-ladang di Inggris.

corel1


Itulah yang terjadi dalam zaman ekspedisi yang digelontori dengan dana besar yang menggali berhektare-hektare padang pasir dalam rangka mencari makam kerajaan serta emas menakjubkan, topeng berlukis, dan peti mati untuk menghiasi rumah dan museum Eropa dan Amerika. Ribuan mumi binatang yang ditemukan di tempat suci di seantero Mesir itu hanya menjadi penghalang yang perlu disingkirkan untuk meraih artefak berharga. Tak banyak orang yang mempelajari mumi-mumi binatang itu, dan nilai pentingnya pun nyaris tak diketahui.

Seabad kemudian, arkeologi tak lagi menjadi perburuan trofi dan semakin bersifat ilmiah. Para penggali kini menyadari bahwa sebagian besar kekayaan situsnya terletak pada berbagai perincian tentang orang biasa—perbuatan mereka, pemikiran mereka, dan cara mereka berdoa. Mumi binatang merupakan bagian penting dari penemuan berharga ini.


“Mumi binatang merupakan perwujudan kehidupan sehari-hari,” ujar pakar tentang Mesir Salima Ikram. “Hewan peliharaan, makanan, kematian, agama. Hal-hal tersebut mencakup semua hal yang dianggap penting oleh orang Mesir.” Ikram yang mengkhususkan diri dalam zooarkeologi—ilmu yang mempelajari jasad binatang dari zaman kuno—ikut mengawali penelitian baru tentang kucing dan binatang lain yang diawetkan secara sangat terampil dan saksama. Sebagai profesor di American University di Cairo, Ikram memanfaatkan koleksi mumi binatang yang terbengkalai dalam Museum Mesir sebagai proyek penelitian. Setelah melakukan pengukuran yang presisi, mengintip ke balik bebat linen dengan sinar-x, dan menyusun daftar dari temuan-temuannya, dia membuat ruang pamer untuk koleksi tersebut—jembatan antara masyarakat masa kini dengan kaum di masa lampau. “Saat melihat hewan-hewan ini, kita bisa berkata, ‘Oh, Raja Anu punya peliharaan. Saya juga punya. Alih-alih terpisah jarak 5.000 tahun lebih, orang Mesir kuno ini pun dilihat sebagai sesama manusia.”


corel3


Kini mumi hewan menjadi salah satu objek pameran yang paling populer di museum yang penuh dengan artefak berharga itu. Pengunjung dari semua umur, orang Mesir maupun orang asing, berjejalan melihatnya. Di balik panel kaca terbaring sejumlah kucing yang terbalut kain linen, yang membentuk pola belah ketupat, garis-garis, bujur sangkar, dan bersilangan. beberapa celurut terbaring tenang dalam kotak batu gamping berukir, dan . kambing-kambing jantan di dalam kotak berhias sepuhan dan manik-manik. Seekor gazelle yang terbungkus tikar papirus rombeng tampak demikian gepeng akibat proses pemumian, sehingga Ikram menyebutnya Korban Tabrak Lari. Seekor buaya sepanjang lima meter dengan punggung penuh tonjolan kulit dikubur bersama sejumlah mumi anak buaya di mulutnya. Burung ibis terbungkus dengan hiasan rumit. Juga ada elang, ikan, bahkan kumbang pel yang kecil beserta bola tahi yang dimakannya.


Beberapa hewan diawetkan agar tuannya yang meninggal punya teman di alam kekal. Orang Mesir kuno yang mampu membiayainya menyiapkan kuburannya secara mewah, berharap barang pribadi yang dikumpulkan, serta semua karya seni yang dipesan khusus, akan tersedia bagi mereka setelah mati. Bermula pada sekitar 2950 SM, raja-raja dinasti pertama Mesir dikuburkan di Abydos bersama anjing, singa, dan keledai dalam kompleks pemakaman mereka. Lebih dari 2.500 tahun kemudian, pada masa dinasti ke-30, seorang rakyat jelata di Abydos bernama Hapi-men dimakamkan bersama anjing kecilnya yang meringkuk di kaki lelaki itu.


Mumi-mumi hewan lainnya berperan sebagai bekal orang yang mati. Potongan daging sapi terbaik, bebek, angsa, dan burung dara yang lezat diasinkan, dikeringkan, lalu dibungkus dengan linen. “Mumi pangan” demikian sebutan Ikram bagi dendeng pilihan untuk alam baka ini. “Tak masalah apakah semasa hidup dia menikmati makanan ini secara teratur, yang penting bisa dinikmati di alam baka.”


Sementara itu, beberapa jenis hewan lainnya dimumikan karena merupakan representasi hidup dewa tertentu. Kota Memphis yang mulia, ibu kota Mesir pada hampir sepanjang sejarah kunonya meliputi wilayah seluas 50 kilometer persegi pada masa puncaknya sekitar 300 SM. Penduduk Memphis sekitar 250.000 jiwa. Saat ini sebagian besar sisa kejayaan Memphis terletak di bawah desa Mit Rahina dan ladang di sekitarnya. Namun di sepanjang jalan berdebu, puing-puing sebuah kuil berdiri setengah tersembunyi oleh belukar. Inilah rumah pembalsaman sapi jantan Apis, salah satu hewan yang paling dipuja di seluruh Mesir purba.


Apis yang merupakan lambang kekuatan dan kejantanan sangatlah erat kaitannya dengan raja yang adikuasa. Makhluk ini setengah hewan setengah dewa dan dipilih untuk dipuja karena tanda tak lazim yang dimilikinya: segitiga putih di keningnya, pola sayap putih di bahu dan bokongnya, siluet kumbang pel di lidahnya, dan ujung rambut ekornya yang bercabang. Pada masa hidupnya, Apis dipelihara dalam suaka khusus, dimanjakan pendeta, dihiasi emas dan permata, dan dipuja banyak orang. Setelah mati, ruhnya dipercaya pindah ke sapi jantan lain, maka dimulailah pencarian Apis yang baru. Sementara itu, jasad hewan yang mati dibawa ke kuil dan dibaringkan di atas batu travertin yang terukir indah. Proses pemumian memakan waktu sekurangnya 70 hari—40 hari untuk mengeringkan daging yang tabal itu dan 30 hari untuk membungkusnya.


corel4


Pada hari pemakaman sang sapi, penduduk kota berduyun-duyun ke jalan untuk menyaksikan acara berkabung nasional tersebut. Sambil meratap dan menjambak-jambak rambut, mereka menyesaki jalan ke katakomba (kuburan bawah tanah) yang kini dikenal sebagai Serapeum di nekropolis (area pemakaman) padang pasir Saqqara. Dalam prosesi pemakaman, pendeta, penyanyi kuil, dan pejabat tinggi mengantar mumi itu ke kawasan gua galeri berkubah yang dipahat dari lapisan-batu-dasar gamping. Di sana, di antara koridor panjang pemakaman sebelumnya, mereka memakamkan mumi itu ke dalam sarkofagus raksasa dari kayu atau granit. Namun, beberapa abad setelahnya, kesucian tempat ini dilanggar karena pencuri mendongkel tutup sarkofagus dan menjarah mumi tersebut untuk diambil ornamennya yang berharga. Sayang, tak ada pemakaman sapi Apis yang masih utuh.


Hewan suci lainnya dipuja di pusat kultusnya masing-masing—sapi jantan di Armant dan Heliopolis, ikan di Esna, kambing jantan di Pulau Elephantine, buaya di Kom Ombo. Ikram percaya, gagasan tentang makhluk suci seperti itu lahir pada awal peradaban Mesir ketika curah hujan yang lebih lebat dibanding zaman sekarang menjadikan tanah di Mesir hijau dan gemah ripah. Karena dikelilingi hewan, orang mulai mengaitkan berbagai satwa itu dengan dewa tertentu sesuai kebiasaannya. Buaya misalnya. Binatang ini secara naluriah bertelur di atas batas luapan air saat banjir tahunan Nil, peristiwa penting yang merendam dan menyuburkan ladang dan menyebabkan Mesir kembali bangkit tahun demi tahun. “Buaya dianggap ajaib,” ujar Ikram, “karena memiliki kemampuan meramal.”


Kabar tentang banjir yang baik ataupun yang buruk penting bagi negeri petani. Demikianlah secara berangsur-angsur buaya menjadi lambang Sobek, dewa-air kesuburan, dan sebuah kuil dibangun di Kom Ombo, salah satu tempat di Mesir selatan yang jadi lokasi banjir pertama terlihat setiap tahunnya. Di tempat suci itu, tak jauh dari tepi sungai tempat buaya liar berjemur, buaya peliharaan menikmati hidup bermanja dan dikuburkan dengan upacara yang serupa setelah mati.


MUMI HEWAN TERBANYAK, hingga jutaan di Istabl Antar, adalah hewan pembayar nazar yang dikorbankan selama perayaan tahunan pada kuil pemujaan hewan di Istabl Antar. Seperti pasar malam, pertemuan akbar ini menghidupkan pusat agama di hulu dan hilir Sungai Nil. Ratusan ribu peziarah tiba dan mendirikan kemah. Musik dan tarian memenuhi jalur arak-arakan. Pedagang menjual makanan, minuman, dan tanda mata. Pendeta menjadi penjaja, menawarkan mumi yang dibungkus sederhana di samping yang lebih mewah bagi orang yang mampu membayar lebih tinggi—atau setidaknya yang merasa demikian. Di tengah kepulan asap dupa, dan umat mengakhiri ziarah mereka dengan memberikan mumi pilihannya ke kuil dengan teriring doa.


Beberapa tempat dikaitkan dengan hanya satu dewa dan hewan perlambangnya. Namun di tempat-tempat yang tua dan mulia seperti Abydos ditemukan semua jenis mumi persembahan, dimana setiap spesies merupakan penghubung dengan dewa tertentu. Di Abydos yang jadi tempat pemakaman para penguasa awal Mesir, penggalian mengungkap mumi ibis yang kemungkinan melambangkan Thoth, dewa kearifan dan tulisan. Elang mungkin melambangkan dewa-langit Horus, pelindung raja yang sedang berkuasa. Sementara anjing dihubungkan dengan Anubis yang berkepala jakal, sang penjaga orang mati. Dengan menyumbangkan salah satu mumi ini ke kuil, peziarah dapat memperoleh rahmat dewa. “Makhluk itu akan selalu berbisik kepada sang dewa, katanya, ‘Ini dia, ini dia pemujamu, berkatilah dia,’” jelas Ikram.


Sejak dinasti ke-26 sekitar 664 SM, mumi persembahan menjadi sangat populer. Negeri itu baru saja mengusir penjajahnya, dan warga Mesir dengan lega kembali kepada budayanya sendiri. Bisnis mumi pun marak, mempekerjakan banyak tenaga khusus. Hewan harus dibiakkan, dipelihara, dibunuh, dan dimumikan. Mereka harus pula mengimpor damar, mempersiapkan bebat, dan menggali makam.


Walaupun tujuan dari produk ini mulia, tetap terjadi kecurangan dalam pelaksanaannya dan terkadang peziarah mendapat barang yang tidak sesuai. “Pemalsuan, penipuan,” kata Ikram. Pemeriksaan sinar-x yang dilakukan Ikram memperlihatkan berbagai penipuan terhadap konsumen, yaitu hewan yang murah menggantikan hewan langka yang lebih mahal; mumi diisi tulang atau bulu, bukannya binatang utuh; pembalut indah yang hanya membungkus lumpur. Ikram menemukan bahwa semakin indah kemasan luar dari mumi, kemungkinan penipuan makin besar.


Untuk mengetahui cara kerja pembalsam zaman dahulu—topik yang tidak dibahas atau hanya diuraikan secara samar-samar dalam teks kuno—Ikram melakukan percobaan pembuatan mumi. Untuk mendapatkan bahan percobaan, dia mengunjungi labirin suq, pasar Khan el-Khalili yang sudah ada sejak abak ke-14 di Kairo. Di toko kecil yang hanya satu blok dari kios cendera mata, seorang klerek menggunakan neraca kuningan tua untuk menimbang gumpalan kristal abu-abu. Kristal itu adalah natron, garam yang menyerap kelembapan dan lemak, bahan pengering penting dalam pembuatan mumi. Bahan ini masih ditambang tak jauh di barat daya Delta Sungai Nil dan biasanya dijual sebagai soda pembersih. Di toko ramuan tak jauh dari situ, Ikram menemukan minyak yang dapat melenturkan kembali jasad yang kering dan kaku, serta keping damar yang ketika dicairkan akan menyegel bebat mumi. Sayangnya tak ada lagi yang menjual tuak nira yang digunakan pembalsam zaman dahulu sebagai pembasuh rongga tubuh setelah dikeluarkan isinya. Sebagai ganti, Ikram menggunakan gin buatan setempat.


Ikram memulai pembuatan muminya dengan kelinci karena ukurannya mudah ditangani dan bisa dibeli di toko daging. “Alih-alih menjadikannya sup kelinci, kuberi mereka hidup abadi,” ujarnya. Flopsy—dalam upayanya ini, Ikram menamai semua muminya—dia pendam secara utuh di dalam natron. Jasadnya tak bertahan sampai dua hari. Lalu, terbentuklah gas yang makin lama makin banyak untuk kemudian meledak. Adapun muminya yang bernama Thumper (diambil dari nama kelinci dalam film Bambi lansiran Disney) bernasib lebih baik. Paru, hati, lambung, dan usus si Thumper dikeluarkan. Dia kemudian diisi dengan natron dan dipendam dalam natron yang lebih banyak. Thumper bertahan.



corel11


Fluffy, mumi kelinci yang kandidat berikutnya, membantu memecahkan teka-teki arkeologi. Natron yang dimasukkan ke dalam tubuhnya menyerap cairan yang sangat banyak membuat natron menjadi lembek, bau, dan menjijikkan. Ikram mengeluarkan natron lembek itu dan lalu mengganti jeli natron tersebut dengan natron baru di dalam kantong linen. Kantong ini mudah diambil begitu mulai lembek, itulah sebabnya ditemukan buntalan seperti ini di banyak peti pembalsaman.


Proses pembalsaman Peter Cottontail sangat berbeda. Alih-alih mengeluarkan isi perut, Peter diberi terpentin dan minyak cedar lewat injeksi enema (melalui dubur) sebelum dimasukkan ke dalam natron. Herodotus, sejarawan Yunani ternama, menulis tentang prosedur ini pada abad kelima SM, tetapi para akademisi tidak sepakat tentang reliabilitasnya. Dalam hal ini, percobaan itu membuktikan bahwa Herodotus benar. Semua isi perut Peter larut kecuali jantungnya—satu-satunya organ yang selalu disisakan oleh orang Mesir purba.


Sama seperti hewan yang dimumikan lebih dari 3.000 tahun silam, mumi Ikram juga menuju ke alam baka yang bahagia. Begitu pekerjaan lab selesai, Ikram dan murid-muridnya mengikuti tata cara dan membungkus setiap jasad dengan bebat yang ditulisi mantra gaib. Sambil mengucapkan doa dan membakar dupa, mereka menguburkan mumi-mumi itu dalam lemari ruang kelas dan aktivitas mereka pun memikat pengunjung—termasuk saya. Sebagai persembahan, saya menggambar seikat wortel gemuk dan simbol untuk mengalikan ikatan wortel itu seribu kali. Ikram meyakinkan saya bahwa di alam baka, gambar itu langsung menjadi nyata dan membuat kelinci-kelincinya menggerak-gerakkan hidung kegirangan.


NATIONAL GEOGRAPHIC