Selasa, 30 Juni 2009

Ukiran "Manusia Singa" yang Lebih Kuno

www.unic77.tk
all about unic 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://erabaru.or.id/sejarah/56-sejarah/1394-ukiran-qmanusia-singaq-yang-lebih-kuno.html





http://erabaru.or.id/images/stories/sejarah/manusia-singa.jpg



Majalah Nature edisi 425 tanggal 4 September, telah memberitakan bahwa temuan baru ukiran "Manusia Singa" berwarna gading yang kompleks di dalam sebuah gua di barat daya Jerman mungkin adalah ukiran manusia yang paling kuno di dunia, lebih kuno dibanding ukiran manusia singa di Vogelhaerd yang saat ini dianggap paling kuno dan memiliki 30 ribu tahun sejarahnya di dunia.

Penemuan ini dikemukakan oleh arkeolog Amerika Nicholas Conard dalam laporannya pada sidang internasional ke-16 yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juli tahun ini di Nevada, Amerika Serikat. Tahun lalu, ia membawa peta dan bersama dengan mahasiswa menemukan sejumlah hasil buatan manusia itu di dalam gua di sekitar gunung Uermo, Jerman, ada manusia singa, kuda, burung dan sebagainya. Hasil analisa dengan kertas karbon menunjukkan manusia singa muncul kurang lebih pada 30 ribu tahun silam. Conard menganggap, bahwa ukiran manusia yang baru ditemukan lebih kuno dibanding ukiran manusia singa yang ditemukan di Vogelhaerd oleh arkeolog Jerman, sebab mereka berada pada lapisan papan di gua yang lebih rendah.


Arkeolog dari Universitas California, Jeffery Brantingham berpendapat, bahwa sejumlah temuan itu mendorong ke belakang jejak orang modern dan jejak peninggalan pada masa yang lebih lampau.


(Keterangan gambar: Ukiran manusia singa Vogelhaerd yang saat ini dianggap paling kuno dan memiliki 30 ribu tahun sejarahnya di dunia) (erabaru.or.id)*

Nenek Moyang Orang Eropa Ternyata Kanibal

www.unic77.tk
all about unic 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/06/24/nenek-moyang-orang-eropa-ternyata-kanibal/



Tulang-belulang dari manusia pertama atau nenek moyang manusia Eropa.

Tulang-belulang dari manusia pertama atau nenek moyang manusia Eropa.


ATAPUERCA,KOMPAS.com-Tulang-belulang dari manusia pertama atau nenek moyang manusia Eropa yang ditemukan di satu situs arkeologi di Spanyol utara mengungkapkan, orang-orang prasejarah ini ternyata kanibal (pemakan manusia) terutama daging anak-anak.


“Kami yakin mereka mempraktikkan kanibalisme,” kata Jose Maria Bermudez de Castro, salah seorang direktur pada proyek Atapuerca yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO seperti dilansir AFP, Rabu (24/6).


Pengkajian atas tulang-belulang itu mengungkapkan, mereka mempraktikkan kanibalisme dengan memakan kalangan mereka sendiri dan bukan bagian dari ritual. Mereka memakan musuh-musuhnya setelah membunuh mereka, terutama anak-anak dan anak-anak remaja. “Ini adalah kasus kanibalisme pertama yang didokumentasi dengan baik dalam sejarah kemanusiaan, namun ini bukan yang tertua,” katanya.


Tulang-belulang purba itu ditemukan di gua-gua yang sudah terpecah-pecah, patah, berantakan, bercampur dengan tulang-belulang hewan-hewan lainnya seperti kuda, rusa, rusa kutub, semua jenis binatang hasil buruan` yang dimakan oleh manusia. “Ini memberikan kami dugaan bahwa kanibalisme ini merupakan gastronomi, bukan sebagai ritual,” kata de Castro.


Gua-gua Atapuerca pertama kali ditemukan pada abad ke-19, ketika satu terowongan diledakkan melewati gunung untuk pembangunan jalur kereta api. “Namun pada saat itu di Spanyol, belum cukup ada pengetahuan untuk memulai riset,” kata direktur lainnya, Eudald Carbonell.


Penggalian pertama belum dilakukan sampai tahun 1978, baru kemudian pada 1984, peneliti menemukan 150 tulang-belulang manusia. Pada 1992, mereka menemukan lagi satu tulang-belulang utuh dan dua tahun kemudian menemukan kembali tulang-belulang dari masa lebih kurang 800.000 tahun lalu.


Tulang-belulang itu diduga sebagai manusia pertama Eropa yang dikenal sebagai Homo Antecessor atau perintis atau explorer dalam Bahasa Latin. Homo antecessor, yang hidup sebelum manusia Neanderthals dan Homo Sapiens, diduga datang ke gua Atapurca setelah bermigrasi lama dari Afrika melewati Timur Tengah, Italia utara, kemudian Perancis.


“Tempat-tempat itu adalah situs yang bagus untuk dijadikan pemukiman manusia, pada pertemuan dua sungai dengan iklim yang nyaman serta kaya dengan flora dan fauna,” kata de Castro. Mereka menemukan air dan makanan dengan berburu beruang, kuda, rusa yang berarti mereka tidak mempraktikkan kanibalisme karena kekurangan pangan, melainkan karena gemar memakan daging manusia. “Aspek yang menarik lainnya adalah bahwa sebagian besar dari 11 individu yang kami identifikasi sebagai korban adalah anak-anak atau remaja,” lanjutnya.


Atapuerca terletak di ujung Eurasia dan menjadi tempat berkembangnya Homo antecessor. Selagi berburu, mereka membuat peralatan karena saat itu wilayah tersebut adalah hutan lebat, kayu-kayuan, pohon sarangan dan semak belukar, dan juga banyak dihuni binatang seperti beruang, harimau dan serigala.

Gajah Purba Jawa Timur Hebohkan Dunia

www.unic77.tk
all about unic 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



umber :http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/06/25/gajah-purba-jawa-timur-hebohkan-dunia/



Indonesia Prehistoric Elephant


Jakarta (beritahatim.com) – Penemuan tulang gajah purba berusia 200 ribu tahun di Jawa Timur menghebohkan dunia. Penemuan tulang itu menjadi headline di sejumlah media luar negeri.


“Sangat jarang menemukan sebuah fosil seperti ini di daerah tropis seperti Indonesia,tepatnya di Jawa Timur. Ini sepertinya ditutupi oleh endapan gunung berapi yang dilindungi dari suhu tinggi, erosi dan kerusakan,” kata Edi Sunardi, di Universitas Padjadjaran Bandung, Jawa Barat, kepada Associated Press.


Sebuah tim yang terdiri dari tujuh paleontologists dari Museum Geologi di Bandung, Jawa Barat, bekerja selama satu bulan untuk menggali secara lengkap rongkongan makhluk yang tingginya sekitar 13 kaki itu.


“Kami percaya dari bentuk gigi -nya, bahwa itu adalah gajah yang sangat primitif,” paleontologist Fachroel Aziz kepada AP.


Peneliti mengatakan 90% tulang gajah itu berhasil diangkat. Tulang itu saat ini sedang dibersihkan dan akan diteliti lebih dalam. Namun, para ilmuwan mengakui proses menempatkan kerangka seperti keadaan semula menghadapi kendala karena kurangnya pendanaan, baik alat dan keahlian secara keseluruhan.


Fahroel Aziz dari Museum Geologi Bandung mengatakan baru pertama kalinya ditemukan tulang secara lengkap dari kaki hingga kepala. Dari belalai hingga ujung ekor semua lengkap dan utuh.


Spesies dan umur gajah itu akan diteliti berdasarkan contoh tulang. Penelitian awal menunjukkan gajah itu hidup 200 ribu tahun lalu. Ilmuwan yakin gajah itu berukuran lebih besar dari gajah modern yang ada sekarang.


Paleontologists Aziz mengatakan telah menemukan sekitar 2.000 peninggalan kerangka gajah langka di Indonesia selama 150 tahun, namun tidak satupun dari mereka sudah dalam kondisi baru dibandingkan yang baru-baru ini ditemukan.


“Kami ingin pameran ini publik karena ini adalah sebuah penemuan spektakuler,” katanya. (apr/bjo)


sumber photo : http://www.physorg.com/news164957722.html

Minggu, 28 Juni 2009

Ini Dia Alat Musik Tertua di Dunia

www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber : http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/06/27/ini-dia-alat-musik-tertua-di-dunia/


The bone flute from Hohle Fels

The bone flute from Hohle Fels


INILAH.COM, Jakarta-Terompet dari tulang burung yang ditemukan di gua di Jerman berusia 35.000 tahun merupakan alat musik tertua di dunia. Penemuan itu menunjukkan nenek moyang bangsa Eropa memiliki budaya kreatif dan kompleks.


Sebuah tim yang dipimpin oleh arkeolog di University of Tuebingen Nicholas Conard mengumpulkan terompet itu dari 12 bagian sisa tulang yang ditemukan di Selatan Jerman.


A bone flute from Hohle Fels with enlarged image of finger holes

A bone flute from Hohle Fels with enlarged image of finger holes


Instrumen musik sepanjang 22 centimeter itu memiliki lima lubang. Conard mengatakan terompet itu berumur 35.000 tahun.


“Itu jelas instrument musik paling tua di dunia,” kata Conard. Penemuan itu dipublikasikan di journal Nature.


Terompet Hohle Fels lebih komplit dan lebih tua dari tujuh terompet dari gading yang ditemukan di gua Jerman selatan yang didokumentasi oleh Conard dan koleganya beberapa tahun terakhir.


Prehistorian historian Nicholas Conard presents the bone flute from Hohle Fels to journalists

Prehistorian historian Nicholas Conard presents the bone flute from Hohle Fels to journalists


Terompet lain ditemukan di Austria berumur 19.000 tahun. Sebanyak 22 terompet juga ditemukan di Prancis berumur 30.000 tahun.[ito]


sumber photo : http://uk.news.yahoo.com/18/20090625/tsc-35-000-year-old-flute-oldest-instrum-c2ff8aa.html

Kamis, 21 Mei 2009

Inikah Nenek Moyang Misterius Bangsa Primata?



www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://sains.kompas.com/read/xml/2009/05/20/01474047/Inikah.Nenek.Moyang.Misterius.Bangsa.Primata



http://www.kompas.com/data/photo/2009/05/20/0158317p.jpg


Fosil makhluk berusia 47 juta tahun yang hampir lengkap ini diyakini punya hubungan dekat dengan nenek moyang bangsa primata.

NEW YORK, KOMPAS.com - Ukuran tubuhnya hampir sebesar kucing dengan empat kaki dan berekor panjang. Sosok makhluk purba yang terekam dalam fosil nyaris utuh itu dapat memberi informasi penting mengenai nenek moyang bangsa primata, termasuk kera besar bahkan manusia.


Para ilmuwan memperkirakan fosil tersebut umurnya 47 juta tahun. Fosil tersebut kemungkinan berasal dari hewan muda yang mati saat berumur antara 9 hingga 10 bulan. John Hurum, ketua tim ilmuwan yang melaporkan temuan tersebut memberi nama spesimen tersebut Ida, diambil dari nama anak perempuannya yang baru berumur 6 tahun. Temuan berharga tersebut dilaporkan dalam jurnal online PLoS (Public Library of Services).


"Ia menyimpan banyak cerita. Kami baru saja memulai penelitian pada spesimen yang sangat bernilai ini," ujar John Hurum, ilmuwan dari University of Oslo Natural History Museum. Dilihat dari bentuk tubuhnya mungkin makhluk tersebut bukan nenek moyang langsung monyet atau kera besar. Namun, karakteristik tubuhnya memberi gambaran bahwa kemungkinan nenek moyang bangsa primata berbentuk seperti itu.


Beruntung para ilmuwan menemukan fosil makhluk tersebut dalam kondisi susunan tulang-belulang yang hampir lengkap sehingga diharapkan dapat mengungkap misteri makhluk misterius tersebut sesegera mungkin. Fosil yang ditemukan di Jerman itu dipamerkan Selasa (19/5) di Museum Sejarah Nasional New York, AS untuk menarik perhatian publik.


Senin, 18 Mei 2009

Teori Baru, Manusia Neanderthal Punah Dimakan Manusia Modern



www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/05/18/teori-baru-manusia-neanderthal-punah-dimakan-manusia-modern/



Neanderthaler_Fund


Punahnya manusia Neanderthal sekitar 30.000 tahun silam masih memicu perdebatan dan menyisakan misteri di kalangan para ilmuwan selama beberapa abad. Namun, sebagaimana diberitakan Daily Mail, Minggu (17/5) disebutkan, seorang pakar fosil terkemuka berkesimpulan bahwa punahnya manusia Neanderthal oleh karena bertemu dengan manusia modern yang kemudian membunuh dan menyantapnya.


Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil temuan fosil tulang rahang yang ditemukan di Les Rois, baratdaya Prancis dalam sebuah studi yang dilakukan Journal of Anthropological Sciences. Potongan tulang tersebut mirip dengan yang tersisa di jasad rusa dan hewan-hewan lain yang dibantai oleh manusia di Zaman Batu. Diyakini daging tersebut dimakan oleh manusia modern dan giginya digunakan untuk hiasan kalung.


Pemimpin riset ini, Fernando Rozzi, dari Centre National de la Recherche Scientifique, Paris mengatakan, “Manusia Neanderthal mengalami nasib yang tragis di tangan nenek moyang manusia modern. Sepertinya, bukti kanibalisme pada nenek moyang manusia modern telah ada.”


Rozzi yakin tulang rahang tersebut memberikan bukti bahwa manusia Neanderthal diserang oleh manusia modern yang membawa jasadnya ke gua untuk disantap. Sementara, giginya digunakan sebagai hiasan kalung dan tengkorak kepalanya sebagai piala.


Satu teori lain menyebutkan, manusia Neanderthal punah akibat ketidakmampuan mereka dalam bersaing dengan manusia modern untuk mencari makanan, di mana manusia modern sudah dibekali dengan otak yang lebih cerdas. Sementara itu, ilmuwan lainnya berspekulasi bahwa manusia Neanderthal lebih rentan dengan perubahan iklim global.


Neanderthal adalah anggota genus Homo yang telah punah dan berasal dari zaman Pleistosen. Spesimennya ditemukan di Eropa dan Asia Barat dan Tengah. Neanderthals dapat diklasifikan sebagai subspesies manusia (Homo sapiens neanderthalensis) atau spesies yang berbeda (Homo neanderthalensis). Jejak proto-Neanderthal pertama muncul di Eropa 600.000-350.000 tahun yang lalu.


ARI JULIANTO | GLOBAL

FOTO | WIKIPEDIA

Kamis, 14 Mei 2009

Tengkorak misterius ditemukan oleh tukang ledeng di Dallas



www.unik77.tk
all about unik 77 : percaya atau tidak, kalau bisa sih unik setuju ?



sumber :http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/05/tengkorak-misterius-ditemukan-oleh.html



Mei 2009, Seorang tukang ledeng yang sedang bekerja di sebuah proyek diluar sekolah Dallas Utara tanpa sengaja menemukan sebuah tengkorak misterius. "Kita semua tahu kalau itu adalah tengkorak primata," Kata David Evans, 25 tahun, sang penemu dari Alvarado. "Hanya kami tidak tahu dari jenis apa."



Tengkorak itu terkubur sekitar 5 kaki di dalam tanah, katanya. Panjang tengkorak itu sekitar 15 cm dari bagian depan hingga bagian belakang dan lebarnya sekitar 6 cm. Sebagian besar giginya masih lengkap, termasuk gigi taring sepanjang 3 cm.


Evans mengatakan bahwa tengkorak itu ditemukan minggu lalu di sekolah St. Alcuin Montessori antara jalan Churchill dan jalan Preston. Seorang antropologis dari kantor Tarrant County Medical Examiner, Dr Dana Austin yang mengobservasi foto-foto tengkorak tersebut mengatakan bahwa tengkorak itu berasal dari seekor "primata kuno", kemungkinan seekor monyet atau simpanse.

Evans yang berbicara dengan para ahli lainnya percaya bahwa kemungkinan itu adalah tengkorak seekor babon. "Dari semua orang yang saya mintai pendapat, semua mengatakan bahwa tengkorak itu kemungkinan besar adalah tengkorak seekor babon." Katanya. "Namun bagaimana tengkorak itu bisa sampai ke Jalan Churchill Preston, saya tidak tahu."

Evans dan pekerja lainnya juga menemukan serpihan-serpihan tulang kecil di dekat situ. kemungkinan berasal dari makhluk yang sama. Evans berencana untuk menjual tengkorak itu jika ada yang menawar dengan harga bagus.